KA Matarmaja Malang-Jakarta Kembali Beroperasi Bulan Agustus

KBRN, Malang: Antusiasme pengguna moda transportasi kereta api mulai meningkat. Guna mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang KA, PT KAI Daop 8 Surabaya kembali menambah perjalanan kereta api jarak jauh dan menengah secera bertahap. Di Malang, kereta api jarak jauh yang kembali dioperasikan pada hari tertentu adalah KA Matarmaja relasi Malang- Jakarta Pasar Senen/pp.

“Kereta Api tersebut kami operasionalkan lagi dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, setelah melihat minat masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi kereta api,” kata Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Minggu (9/8/2020).

Selain KA Matarmaja, KA jarak jauh/menengah yang kembali dioperasikan di wilayah Daop 8 yakni, KA Argo Bromo Anggrek, KA Harina, KA Pasundan, KA Wijayakusuma, dan KA Wijaya Kusuma." Dengan begitu, pada Agustus 2020 ini, di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terdapat 51 perjalanan KA Penumpang yang beroperasi, terdiri dari 36 KA Lokal dan 15 KA Jarak Menengah/Jauh (dalam kondisi normal sebelum pandemi," ungkapnya. 

Ia mengungkapna, pada Juli 2020, PT KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 111.008 penumpang KA  jarak Menengah/Jauh dan KA Lokal. Jumlah tersebut  naik 62,5 persen dibandingkan dengan volume penumpang pada bulan Juni 2020. "Kenaikan volume pelanggan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terus tumbuh terhadap layanan KAI yang dapat diandalkan di tengah pandemi," ujarnya.

PT KAI menilai, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti menghadirkan diskon tiket, undian berhadiah, libur hari raya Idul Adha, penambahan jadwal perjalanan secara bertahap, dan hadirnya layanan Rapid Test Covid-19 dengan harga terjangkau di stasiun. "Meski terjadi peningkatan perjalanan kereta api, kami tetap berkomitmen menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan aman, selamat, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan," tutur Suprapto. 

Ia berharap, dengan penambahan kereta api di bulan Agustus ini, meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00