Imbas Plengsengan Sungai Molek Ambrol, Target Produksi Padi di Kabupaten Malang Turun 2 persen

KBRN,Malang: Pasca plengsengan sungai Molek yang ada di perbatasan Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen dengan Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang ambrol pada bulan Mei lalu, produksi padi di wilayah Kabupaten Malang turun hingga 2 persen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, M Nasri Abdul Wahid mengatakan,target tanam padi tahunan di wilayah Kabupaten Malang seluas 71 ribu hektar. Namun, akibat plengsengan sungai molek yang ambrol itu target produksi dipastikan berkurang sekitar 1200 hektar.

" Kalau tanam tahunan kita sekitar 71 ribu hektar dan akibat saluran molek itu ya 1200 hektar tidak bisa tanam ya pasti produksi turun sekitar 2 persen," ungkap M Nasri kepada RRI, Kamis (6/8/2020).

Kendati demikian, Nasri menjelaskan, produksi padi di wilayah Kabupaten Malang tetap stabil, berkurang tidak signifikan. Sebab itu gangguan pengairan sekecil apapun dikoordinasikan dengan Dinas terkait untuk segera diatasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00