Satgas Covid Kota Batu Ingatkan Hajatan Wajib Disertai Protokol Kesehatan

Jubir Satgas Covid Kota Batu, M. Chori

KBRN, Batu: Seiring dengan berjalannya kegiatan keseharian masyarakat di Kota  Batu dan penyesuaian sebelum menuju fase normal baru, banyak masyarakat yang memulai acara hajatan atau syukuran terkait dengan acara keluarga disertai pesta kembali dilaksanakan.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Batu, M. Chori mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dalam mengadakan acara tersebut, hal ini dikarenakan adanya penambahan pasien positif di Kota Batu yang terkait dengan usainya acara khitan (sunat) yang dilaksanakan di salah satu Wilayah Kota Wisata tersebut.

"Silahkan masyarakat mengadakan acara atau hajatan, tetapi tolong dilengkapi dengan protokol kesehatan, hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batu," ujarnya.

Melalui pesan online, M. Chori menyampaikan adanya keterkaitan kasus penambahan pasien positif baru yang terdeteksi karena adanya kontak dengan pasien positif sebelumnya, dimana pada 1 Juli yang lalu ada tambahan pasien positif warga Mojorejo yang duduk semeja dengan pasien C-61 yang telah meninggal dunia. Pasien C-62 yang datang pada acara itu, komorbid dengan penyakitnya yakni Diabetes Melitus.

"Pasien C-62 ini hadir dan semeja pada acara khitanan yang digelar pada 6 Juni lalu, oleh karena itu kami himbau pada masyarakat, untuk menerapkan protokoler kesehatan bagi tamu atau penyenggaranya (tuan rumah), paling tidak gunakan masker," tambahnya.

Kasus covid di Kota Batu semakin meningkat, dari data satgas covid 19 Kota Batu, pada 2 Juli lalu terdapat tambahan 4 warga Kota Batu yang berusia 44 tahun hingga 65 tahun, meski sebagian saat ini melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Selain itu ASN warga Beji yang tercatat sebagai pasien C-46, dinyatakan telah sembuh, usai menjalani isolasi. Satgas Covid sendiri telah melakukan rapid test pada 14 orang yang memiliki kontak dengan pasien C-59 di Desa Beji dan hasilnya 7 dinyatakan reaktif, hingga berita ini ditulis hasil swab 7 orang tersebut belum keluar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00