Bupati Malang tidak Melarang Ibadah Keagamaan selama PSBB diberlakukan

KBRN,Malang:  Kendati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) nantinya diberlakukan di wilayah Kabupaten Malang, tetapi Pemerintah Kabupaten Malang memastikan tidak akan melarang kegiatan ibadah keagamaan selama PSBB tersebut.

" Tidak ada, siapa yang melarang sholat tidak ada larangan tidak ada larangan," tegas Bupati Malang M Sanusi, Rabu (13/5/2020).

Detik detik pemberlakuan PSBB di Malang Raya pasca terbitnya surat dari Kementerian Kesehatan nomor 305 tahun 2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di wilayah kota Malang, Kabupaten Malang, dan kota Batu  dalam rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), lanjut Bupati, pihaknya tidak akan mengeluarkan larangan masyarakat untuk beribadah.

Sanusi menegaskan, selama PSBB diberlakukan tidak ada yang dibatasi, semua warga boleh melakukan ibadah sholat. Kecuali kegiatan keagamaan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar yang diminta untuk dilakukan pembatasan.

" Tidak ada yang dibatasi, semua orang boleh sholat. Tidak ada yang melarang melarang sholat, hanya kegiatan keagamaan yang mengumpulkan massa yang dibatasi," terangnya.

Sementara, untuk memastikan kesiapan kebutuhan Sarana Prasana hingga Alat Pelindung Diri (APD) jelang pemberlakuan PSBB di sejumlah titik check point, Sanusi menegaskan semuanya telah dipersiapkan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00