Jumlah Warga Positif Covid-19 di Kota Malang Makin Bertambah

Pemeriksaan suhu tubuh warga pendatang di Kota Malang guna mencegah penyebaran Covid-19

KBRN, Malang: Jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang terus bertambah. Jika pada 6 Mei lalu jumlah warga yang positif ada 18 orang, maka berdasarkan data pada 7 Mei 2020, ada tambahan 3 warga yang positif. Sehingga total kini ada 21 warga Kota Malang yang dinyatakan positif Covid-19, dimana 8 orang diantaranya dinyatakan sembuh, dan 13 orang masih dalam perawatan.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Malang, Nur Widianto mengungkapkan, penambahan tiga orang positif itu didapatkan dari dua orang tanpa gejala (OTG), dan satu orang lainnya memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. “Sementara dua OTG memiliki kontak erat dengan tenaga kesehatan,” ujarnya, Jumat (8/5/2020). 

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah tiga orang dibandingkan hari sebelumnya. Kini jumlahnya menjadi 184 orang. Rinciannya 12 PDP meninggal dan 113 PDP dinyatakan sehat atau selesai perawatan. “Sedangkan 59 PDP masih dalam perawatan,” kata Wiwid, sapaan akrabnya.

Saat ini, Pemda di Malang Raya masih menunggu persetujuan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai langkah memutus mata rantai virus corona Covid-19.

Sebagai daerah yang masuk zona merah  penyebaran virus corona di Jatim, Pemkot Malang menganjurkan physicial distancing. Sejumlah kafe, restoran, dan hotel banyak yang memilih tutup demi memutus mata rantai corona. Namun di jalan raya masih ditemukan banyak lalu lalang kendaraan bermotor. 

"Saya keliling dari lima kecamatan, jalanan masih macet itu. Ini jangan sampai kita euforia padahal corona bisa dilihat enggak. Di sisi lain kita lagi ramai masalah pengamanan sosial, tapi warga aktivitasnya masih normal," kata Wakikota Malang, Sutiaji. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00