Dampak Banjir Jakarta, 2 Kereta di Malang Alami Keterlambatan Kedatangan

KBRN, Malang: Bencana banjir yang terjadi Jakarta dan sekitarnya berdampak pada keterlambatan dua perjalanan kereta api di Stasiun Kotabaru Malang, yakni KA Matarmaja tambahan Nataru dan KA Matarmaja reguler. Keduanya KA relasi Malang-Jakarta Pasar Senen.

“Kedua kereta itu terlambat datang ke Malang akibat banjir di Jakarta kemarin,” kata Kepala Stasiun Kotabaru Malang, Iful Siswanto, Senin (2/1/2020).

Untuk KA Matarmaja Nataru, seharusnya tiba di Stasiun Malang pada pukul 01.57 WIB menjadi tiba pukul 04.33 atau mengalami keterlambatan 156 menit. “Sedangkan KA Matarmaja reguler yang seharusnya tiba pada pukul 03.39 WIB terlambat menjadi 04.03 atau terlambat 54 menit,” ujarnya.

Sedangkan untuk kereta lainnya, Ipul memastikan jika jadwalnya tidak terganggu. Baik untuk keberangkatan maupun kedatangan kereta. Sebab selain KA Matarmaja, sejumlah kereta lain seperti KA Jayabaya juga relasi Jakarta. “KA lain tidak terganggu karena ada pengendalian dari DAOP 1. Banjirnya sudah mulai surut, sekarang perjalanan sudah normal,” tutur Ipul.

Selain KA Matarmaja di Malang, dua kereta lain di wilayah Daop 8 juga mengalami keterlambatan. Yakni Dharmawangsa relasi Stasiun Pasar Senen (Jakarta) - Stasiun Surabaya Pasar Turi, serta KA Argo Anggrek relasi Stasiun Gambir - Stasiun Surabaya Pasar Turi. Sesuai dengan SOP pelayanan di PT KAI, bahwa bagi para penumpang KA yang mengalami keterlambatan perjalanan di atas 3 jam (180 menit), maka akan diberikan layanan Service Recovery berupa makanan dan minuman.

"Kami dari pihak PT KAI Daop 8 Surabaya, mohon maaf yang sebesar-besar kepada para penumpang yang pada saat ini mengalami keterlambatan dan ketidaknyamanan akibat dari dampak banjir di wilayah Jakarta. Harap menjadi maklum," tanda Manajer Humas Daop 8, Suprapto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00