H-4 Lebaran, Tidak Nampak Lonjakan Penumpang di Stasiun Lawang

KBRN, Malang: Pelaksanaan arus mudik tahun 2019, di Stasiun Lawang, Kabupaten Malang tidak mengalami lonjakan signifikan, bahkan dapat dikatakan stagnan atau sama seperti hari biasanya. Kepala Stasiun Kereta Api Lawang, Nyugihanto saat ditemui RRI menuturkan, mulai dari pelaksanaan arus mudik yakni H-7 atau tanggal 29 Mei 2019, tidak nampak kepadatan calon penumpang di Stasiun Lawang.

"Untuk yang turun dan berangkat sama seperti biasa, jadi disini tidak ada penurunan atau kenaikan penumpang melalui stasiun ini," jelasnya, Sabtu (01/6/2019).

Stasiun Lawang sendiri setiap harinya dapat menurunkan dan didatangi penumpang berjumlah 224 orang, khusus di waktu jelang lebaran 2019, tepatnya H-5 terhitung 174 orang penumpang yang turun dari Stasiun yang juga merupakan cagar budaya tersebut.

"Penumpang yang turun dengan tingkat okupansinya, sampai H-5 ada 174 orang dan itu, malah menurun dibanding hari biasanya, mas," ujar pria asal Bojonegoro ini.

Disinggung mengenai imbas dari adanya Tol Malang-Pandaan-Surabaya terhadap okupansi calon penumpang yang ada di stasiun Lawang, dirinya mengatakan tidak ada pengaruhnya. "Kebanyakan masyarakat yang datang kesini sudah menjadi langganan, ditambah kereta lokal dan jarak jauh tidak terdapat masalah, maksudnya sama seperti hari biasa, mungkin sekarang musim kerja libur, akhirnya tidak gunakan kereta, tapi di lawang sendiri tidak ada penumpukan," tambahnya.

Dalam lebaran tahun ini, pihak stasiun lawang tidak ada persiapan sudah khusus dalam mengatasi lonjakan penumpang, tidak ada persiapan khusus seperti penambahan Pasukan Keamanan Dalam (PKD), namun lebih memaksimalkan yang ada.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00