Izin Dicabut, Aktivitas ACT di Malang Terpantau Masih Normal

Kantor ACT Malang masih melakukan aktivitas normal

KBRN, Malang : Aktifitas sosial kemanusiaan untuk membatu masyarakat yang tertimpa musibah atau kurang beruntung masih dilakukan oleh lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Malang Raya, meskipun saat ini ACT telah dibekukan izinnya oleh Pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial atas dugaan penyalahgunaan dana umat.

Hal ini seperti yang ada di kantor ACT wilayah Malang Raya yang masih tetap melakukan kegiatan sosial, yaitu memberikan bantuan di wilayah Malang.

"Aktivitas masih berlangsung normal dan tidak terpengaruh dengan kejadian di pusat," kata Branch Manager ACT Malang, Ikro Wahyu Perdana saat ditemui RRI di kantornya di Jalan Nusa Kambangan Nomor 40, Kamis (7/7/2022).

Menurutnya, aktivitas yang dilarang pemerintah adalah penghimpunan dana dan barang (PDB) dari masyarakat, dan ACT mematuhi aturan tersebut serta tidak melakukan fun riding istilah penggalangan dana buat mereka. Terkait berapa jumlah data terakhir yang sudah dihimpun oleh ACT cabang Malang dari donatur Malang Raya, dirinya belum bisa menyebutkan karena belum direkap.

"Kami masih belum ada laporan total dana yang masuk. Namun secara periodik dilaporkan kepada para donatur semua keuangannya nomor rekening ada di pusat, nanti pusat yang akan mengirimkan laporan," ujarnya.

Ditambahkan, selain pihak ACT yang memberikan bantuan untuk menentukan siapa yang mendapatkan bantuan , pihaknya juga bekerjasama dengan dinas sosial.

Adapun bentuk bantuan sosial yang diberikan oleh ACT diantaranya adalah, membuat Sumur waqaf di Lawang, pembangunan pesantren, hunian sementara di Lumajanng, bedah rumah, pembangunan mushola, pembinaan masyarakat, modal usaha seperti memberikan mesin pembuatan batako dan, layanan kesehatan di luar rumah sakit. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar