Pangdam V Brawijaya Tegaskan Pemotongan Hewan Kurban Harus Sesuai SOP

KBRN, Malang : Kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang dinyatakan layak dan telah sesuai dengan standard operasi (SOP). Kesiapan RPH dalam melayani pemotongan hewan kurban yang dititipkan masyarakat untuk dipotong pada hari Raya Iduladha pada Sabtu dan Minggu (9-10 Juni 2022) mendatang disebut sudah baik.

Penilaian tersebut disampaikan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc saat melaksanakan kunjungan kerja ke RPH. Kunjungannya ini didampingi Wakil Wali Kota  Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Dirut RPH atau Perumda Tugu Aneka Usaha Dodot Tri Widodo serta dinas terkait.

"Saya lihat secara langsung kondisi RPH sudah cukup memadai dan sudah sesuai SOP," kata Pangdam V Brawijaya, Rabu (6/7/2022).

Menurutnya, dari penjelasan pihak RPH sampai saat ini RPH sudah menerima pemesanan pemotongan saat Idul Adha,  walaupun kapasitasnya terbatas kurang lebih sebanyak 100 ekor sapi dan kambing 150 ekor.

Sebelum ke RPH,  dirinya juga melihat pos penyekatan yang disiapkan di Kota Malang ini juga lengkap ada seluruh unsur mulai TNI, Polri dan aparat yang lain dan semua berjalan lancar.

"Penanganan PMK sudah berjalan sesuai instruksi pimpinan pusat, vaksinasi terus dilakukan, tim dari dinas Peternakan dibantu dinas yang lain seperti TNI Polri," urainya

Pendataan juga dilakukan oleh tim termasuk kegiatan yang lain, intinya instansi terkait bekerja di lapangan dan diharapkan PMK bisa di atasi.

Untuk kasus di Jatim, lanjutnya, menunjukan adanya penurunan tapi di Jatim tetap zona merah, ini memerlukan penanganan serentak efektif dengan melibatkan seluruh instansi terkait.

"Sesuai hasi rapat kemarin, pemerintah mengharapkan bahwa pemotongan dilaksanakan semaksimal mungkin di RPH masing-masing, namun jika penuh bisa dilakukan di tempat masing-masing tapi harus diawasi  tenaga kesehatan yang sudah ditunjuk," tandasnya.

Sementara itu, Sofyan Edi Jarwoko menambahkan, pemotongan hewan kurban diperbolehkan ditempat masing-masing tetapi harus didampingi boleh tim Dispangtan yang dikoordinir oleh bidang peternakan.

 "Dicek mulai kesehatannya seperti apa, pemotongan, dan sesudahnya," terangnya.

Tim ini akan bekerja dengan tim di lima wilayah kecamatan se-Kota Malang, disana sudah disiapkan tenaga untuk melakukan pemeriksaaan dan pengecekan hewan.

"Ini adalah bentuk kesiapan pemerintah dalam menghadapi Iduladha," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar