SILPA Masih Jadi Sorotan Enam Fraksi DPRD Kota Malang

KBRN Malang : Tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA) anggaran 2021 Pemkot Malang menjadi sorotan enam Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Hal itu dalam rapat sidang paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 202.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan, dengan tingginya SILPA membuktikan bahwa penyerapan anggaran tidak maksimal artinya tidak ada program yang langsung bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Paripurna yang digelar ini merupakan lanjutan dari penyampaian Wali Kota Malang terkait dengan pelaksanaan APBD 2021 sebelumnya. Dan setekah diperdalam oleh Fraksi hasilnya seperti itu dan ini harus menjadi atensi pihak Wali Kota Malang dan OPDnya," tuturnya, Sabtu (25/6/2022).

Sementara itu, Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan, jika pandangan umum dari setiap fraksi tersebut akan menjadi bahan evaluasi pihaknya kedepan. Dikatakan bahwa, ada masukan dari masing-masing fraksi untuk kuatkan APBD terutama dari sisi pendapatan. 

"Berkaitan dengan SILPA, perlu ada pencermatan terkait pembelanjaan baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Tapi secara keseluruhan ada kenaikan dibanding 2020," terang bung Edy.

Selain itu, menurutnya tidak hanya terkait permasalahan pelaksanaan anggaran saja yang perlu dibenahi. Namun, pembangunan yang ada di Kota Malang juga perlu dievaluasi. Hal itu berdasarkan paparan dari pandangan umum masing-masing fraksi. 

Perlu diketahui, serapan anggaran yang dilakukan oleh Pemkot pada tahun 2021 yakni sebesar 84 persen dari target Rp 2,56 triliun. Sedangkan SILPA di tahun yang sama, yakni sebesar Rp 484 miliar. Hal tersebut dipandang oleh masing-masing fraksi masih terlalu besar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar