Kota Malang Bentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting

KBRN, Malang : Pemerintah Kota Malang terus berupaya untuk menurunkan angka stunting salah satunya yaitu dengan melakukan sinergitas dengan semua pihak ini dilakukan demi penguatan tim percepatan penururnan stunting.

"Hingga saat ini kasus stunting di kota Malang  masih diangka 9,9 persen," kata Wali Kota Malang Sutiajii, usai membuka acara Sinergitas dan Penguatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bertempat di Hotel Aria Gajayana, Kamis (19/5/2022).

Diungkapkan secara nasional Indonesia jauh dari angka standard yang ditetapkan WHO yaitu 20 persen.

Menurutnya tidak ada daerah yang bebas dari stunting atau kerdil ini, penyebabnya salah satunya menikah usia dini yang sama sekali belum memahami mengurus anak  sehingga gizinya tidak terpenuhi secara maksimal.

"Maka tim percepatan penanganan stunting harus dikuatkan dengan membangun sinergi berbagai pihak," urainya.

Disamping itu pihaknya terus membangun kesadaran masyarakat akan masalah kesehatan terlebih seiring dengan menurunnya angka Covid-19 yang signifikan.bIa meyakini masyarakat terbiasa hidup sehat.

"Saya berharap bisa menekan angka stunting dengan melakukannya sinergi dan penguatan kesehatan dimasyarakat," tutup orang nomer 1 di Kota Malang ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar