Tiga Sapi di RPH Kota Malang Dinyatakan Positif PMK

Dispangtan Kota Malang sedang melakukan pemeriksaan ke ternak sapi milik warga di Kota Malang

KBRN, Malang :Tiga ekor sapi yang diduga terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akhirnya dinyatakan positif PMK. Kepastian itu diperoleh setelah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang meneruma hasil hasil lab dari Pusvetma Surabaya.

"Hasil ketiganya dinyatakan positif PMK oleh Pusvetma," ungkap Kepala Bidang Peternakan  Dispangtan Kota Malang, Anton Pramujiono, saat dikonfirmasi RRI, Kamis (19/5/2022). 

Meskipun sapi yang terjangkit PMK dinyatakan positif  namun yang 2 ekor masih hidup sudah dipotong oleh pihak RPH. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran.

"2 sapi yang masih hidup harus segera dipotong agar tidak menular ke lainya dan daging aman untuk dikonsumsi namun, harus dibarengi dengan cara memasak yang baik dan benar. karena pmk tidak bersifat zoonosis atau menular ke manusia," terangannya.

Sebelumnya ada tiga sapi yang positif PMK. Satu diantaranya sudah mati dan sudah dilakukan proses pembakaran hingga penguburan di RPH Gadang, 

Ia menambahkan untuk meminimalisir penyebaran Dispangtan Kota Malang telah melakukan sosialisasi dan meminta kepada para peternak untuk tidak mendatangkan hewan ternak dari luar kota. Khususnya, di daerah wabah PMK seperti Mojokerto, Lumajang hingga Gresik.

Untuk diketahu di Kota Malang terdapat 300 lebih peternak aktif dan salah satunya terbesar berada di kawasan Sentra Sanan Kota Malang dengan jumlah thewan ternak sekitar 2 ribu ekor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar