Penyekatan Jalan Suhat dan Trunojoyo Dilakukan Hingga Angka Positif Covid-19 Kota Malang Turun

Dialog Lintas Malang Pagi RRI Malang, Jumat (28/1/2022)

KBRN, Malang: Penyekatan jalan untuk mengurangi mobilitas masyarakat kembali dilakukan di dua ruas jalan di Kota Malang, yakni di Jalan Soekarno Hatta dan jalan Trunojoyo. Penyekatan mulai dilakukan Rabu (26/1/2022) pukul 19.00 hingga 23.00 WIB setiap hari, untuk mencegah penularan Covid-19 karena banyaknya aktivitas ekonomi yang mengundang kerumunan dan mobilitas masyarakat yang tinggi di kawasan tersebut.

“Penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas kami lakukan mengacu pada penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Malang. Per 25 Januari saja ada 50 kasus positif,” kata Kanit Kemanan Keselamatan Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Moch Sochib kepada RRI dalam Dialog Lintas Malang Pagi, Jumat (28/1/2022).

Pengecualian diberikan kepada tenaga kesehatan, ambulance, ojek online maupun kendaraan dinas yang akan melintas karena alasan penting.

“Kalau untuk warga yang tinggal di kawasan sekitar lokasi penyekatan yang mau melintas dapat menunjukkan KTP, sedangkan anak kost menunjukkan surat keterangan dari RT/ RW setempat,” imbuh Sochib.

Ketika ditanya hingga kapan penyekatan ini akan dilakukan, ia menjelaskan bahwa kebijakan ini dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Sampai kapan durasi pengalihan arus dan penyekatan, sampai angka positif Covid-19 nya menurun dan terkendali,” terangnya.

Selain Satlantas Polresta Malang Kota, pengalihan arus lalu lintas juga didukung Satpol PP Kota Malang, Kodim 0833 Kota Malang, Dishub Kota Malang, BPBD Kota Malang dan Denpom V/3 Malang.

Dalam dialog di RRI, Sekertaris Satpol PP Kota Malang Tri Oky Rudianto menuturkan Satpol PP Kota Malang mendukung penyekatan dua ruas jalan tersebut, demi menekan penambahan angka positif Covid-19. Untuk menekan penyebaran Covid-19, setiap malam pihaknya juga melakukan operasi ketertiban umum dan penerapan protokol kesehatan (prokes) di tempat publik yang ramai dan berpotensi kerumunan.

 “Kami temukan masih ada pelanggaran. Bahkan kemarin kami sudah lakukan sidang yustisi terhadap 24 prokes. Untuk area yang belum dapat kami jangkau, kami mengajak masyarakat untuk membantu dengan menyampaikan laporan ke Satpol PP,” ajak Tri Oky.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar