Sasar Keramaian, Pamor Keris Akan Sanksi Pelanggar Prokes

Dialog Lintas Malang Pagi RRI Malang, Selasa (25/1/2022)

KBRN, Malang: Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan di Masyarakat (Pamor Keris) yang diinisiasi dan digerakkan oleh Forum Kooordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur mulai diterapkan oleh pemerintah daerah di Malang Raya. Di Kota Batu, Pamor Keris menyasar sejumlah lokasi keramaian yang berpotensi terjadinya kerumunan seperti di Alun Alun Kota Batu dan objek-objek wisata.

Dalam dialog Lintas Malang Pagi RRI Malang, Selasa (25/1/2022) bersama Kabag Ops Polres di malang Raya, Kabag Ops Polres Batu Kompol Novian Widyantoro mengatakan Polres Batu bersama Kodim 0818, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan melakukan patroli mobile untuk penegakan protokol kesehatan (prokes) dengan cara edukatif dan persuasif.

“Kami akan mobiling, bersinergi patroli keliling dengan jalur dan waktu yang telah kami atur rute dan penjadwalannya,” kata Kompol Novian.

Kompol Novian menambahkan patroli selain menggunakan motor atau kendaraan roda dua, juga disiapkan ambulance yang membawa alat kesehatan dan alat test untuk test rapid antigen.

“Jadi kami sudah siapkan pengeras suara untuk menghimbau prokes dan kalau ada kerumunan akan kami test antigen secara acak. Apalagi sekarang kan kalau malam aktivitas hanya diijinkan sampai pukul 21 WIB,” tambah Kompol Novian.

Selain itu petugas juga dilengkapi barcode aplikasi Peduli Lindungi untuk mengetahui status vaksinasi warga yang sedang menjadi target patroli. Apabila tim patrol menemukan adanya pelanggaran, maka pelanggar prokes akan diedukasi.

Hal yang sama juga dilakukan jajaran Polesta Malang Kota. Menurut Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Supiyan, pusat keramaian seperti mall, café, dan restaurant menjadi target operasi patrol Pamor Keris. Pembatasan jam operasional hingga pukul 21 WIB hendaknya dipatuhi oleh para pengelola dan pengunjung karena Kota Malang masih berada di Level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Sesuai Inmendagri, level 2 kan boleh buka sampai jam 21 WIB saja. Jadi patroli kami akan menyasar itu. Masyarakat wajib patuhi regulasi,” terang Kompol Supiyan.

Hal serupa juga dilakukan di wilayah Kabupaten Malang. Kabag Ops Polres Malang Kompol I Made Prawira Wibawa mengungkapkan apabila pihaknya menjumpai pelanggaran saat patroli akan memberikan teguran lisan dan himbauan. Namun apabila ditemukan gangguan kamtibmas, akan ditindaklanjuti penindakan oleh petugas kepolisian.

“Saat ini masyarakat mulai menurun kepatuhan prokesnya, terutama kewajiban pakai masker. Mulai kendor kepatuhannya, jadi perlu terus diedukasi. Pesan saya, ayo patuh prokes, varian omicron sudah masuk malang Raya,” pesan Kompol I Made Prawira melalui RRI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar