FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Rawan Bencana, Rambu Jalur Evakuasi Akan Dipasang Bertahap

Salah satu rambu Jalur evakuasi di Desa Tamansari Malang Selatan. (Foto: Istimewa).

KBRN, Malang : Meski sejumlah titik rawan bencana di wilayah Kabupaten Malang sudah dipasang rambu Jalur evakuasi, tetapi hingga sekarang belum seluruh daerah rawan bencana alam seluruhnya dipasang rambu jalur evakuasi. Rambu jalur evakuasi ini akan berfungsi sebagai penunjuk arah bagi masyarakat saat bencana alam terjadi. 

" Memang belum menyeluruh, ada beberapa titik rawan bencana yang belum dipasang, tetapi akan dilakukan bertahap, " kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Senin (24/1/2022).  Sadono menyebut rambu jalur evakuasi itu sementara sudah terpasang di beberapa wilayah yang dikategorikan daerah rawan longsor dan banjir, diantaranya di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing wetan dan sepanjang pesisir pantai di Malang Selatan. 

" Di wilayah Kecamatan Poncokusumo, Pujon Ngantang dan Kasembon juga sudah dipasang, termasuk di wilayah Kecamatan Ampelgading,l dan Tirtoyudo, " bebernya.

Diakui Sadono, tidak seluruh wilayah yang rawan bencana alam dipasang rambu Jalur evakuasi, ada skala prioritas. Tetapi yang belum dipasang itu akan dilakukan pemasangan secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan anggaran. 

" Belum menyeluruh memang, tetapi bertahap kita lakukan setiap tahun. Kita masukan dalam kegiatan rutin, " urainya. 

" Sekarang ini paling dibutuhkan prioritas utama yaitu masih di wilayah yang berpotensi Gempa dan Tsunami, " pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar