Omicron Masuk Malang, Pakar Virus: Kuatkan Prokes dan Perluas Cakupan Vaksinasi Covid-19

Pakar Virus dari Divisi Virologi Departemen Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Dokter Andrew William Tulle

KBRN, Malang: Menyikapi adanya warga Kabupaten Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron, pakar virus dari Universitas Brawijaya dr. Andrew  William Tulle menekankan perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk patuh protokol kesehatan (prokes), dan percepat vaksinasi Covid-19 karena vaksin menjadi benteng pertahanan ampuh menghadapi naiknya kembali kasus positif Covid-19 di Malang.

Menurut Andrew, pemerintah sudah terus menerus mengingatkan protokol kesehatan, pembatasan aktivitas masyarakat di tempat umum, maupun penggunaan aplikasi peduli lindungi, tetapi masih saja ada masyarakat yang abai.

“Orang pakai masker, tapi maskernya mlorot, atau bahkan tidak pakai masker di tempat umum. Ini kan berpotensi menularkan pada orang lain, apalagi Omicron bisa sangat mudah menyebar,” kata Andrew dalam wawancara bersama RRI Malang, Senin (17/1/2022).

Sehingga menurut pria yang merupakan staff Divisi Virologi Departemen Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini, kesadaran disiplin menjalankan prokes harus ditingkatkan kembali.

“Mungkin setelah hampir setengah tahun merasa aman, orang sudah terlena dan lupa karena kasus Covid-19 bisa ditahan, sehingga perlu ditingkatkan lagi kesadarannya,” jelas Andrew.

Selain prokes, Andrew mengingatkan pentingnya perluas cakupan vaksinasi kepada semua lapisan masyarakat. Karena walaupun  tidak dapat melindungi 100 persen, dapat menurunkan resiko tingkat keparahan.

“Walau ada kecurigaan omicron ini menurunkan efikasi  atau tingkat efektivitas vaksin, tetapi WHO menyarankan pentingnya  untuk tetap vaksin. Jadi vaksin penting untuk menurunkan resiko. Setidaknya vaksin dapat mencegah  jangan sampai sesorang yang terkena Covid-19 sakitnya menjadi berat,” terangnya.

Dokter Andrew juga mewanti-wanti masyarakat lebih waspada karena varian Omicron ini dapat menyebar tiga sampai enam kali lebih cepat.

“Kita harus lebih waspada, penyebarannya mudah dan cepat.  Jadi kalau ada 1 yang terkonfirmasi Omicron, maka bisa jadi sudah menularkan pada 3 atau 6 orang. Harus dipastikan lewat testing dan  tracing. Di Indonesia pemeriksaan varian butuh waktu karena baru bisa dilakukan di beberapa tempat saja,” imbuh Dokter Andrew.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar