FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Ketika Dalang di Lumajang Jadi Relawan Bencana Semeru, Begini Ceritanya

KBRN, Malang : Sukimun Dalang, warga RT 01 RW 13, Dusun Sumberbulus, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang mendadak menjadi relawan korban erupsi Gunung Semeru. Desa Oro-oro ombo adalah desa yang tidak terdampak langsung erupsi, tetangga desa Supiturang yang terdampak paling parah di wilayah tersebut. 

"Pasca erupsi semeru itu, bantuan dari berbagai daerah terus mengalir bagi korban bencana alam. Beberapa orang yang tinggal di luar Lumajang mencari keluarga dan temannya di luar pengungsian untuk diberikan bantuan, " ungkap Sukimun Dalang ditemui RRI, Rabu (8/12/2021). 

" Sehingga kami berinisiatif mengumpulkan teman dan mengakomodir bantuan yang datangnya dari Malang, " sambung Pria yang merupakan Alumni SMA Widyadharma Malang itu. 

Ia mengaku spontan menjadi relawan bencana alam erupsi Semeru, mengakomodir bantuan dari luar Lumajang. Ia bercerita, pada selasa (7/12/2021) sekira pukul 02.30 WIB dibangunkan anaknya.

" Saat itu anak anak saya bilang ada orang yang mencari sasaran untuk memberikan bantuan, terus saya bangun dan menemui orang itu," sambungnya. 

Sukimun menjelaskan pemberi bantuan sengaja tidak menyalurkan ke posko pengungsian karena ingin menyasar warga terdampak secara langsung yang tidak tinggal di posko pengungsian. 

"Namun pemberi bantuan ingin ada sosok warga yang bertanggungjawab dalam penyaluran bantuan tersebut, " bebernya. 

Sebab itu, dirinya menjadi relawan bencana. Agar tidak timbul fitnah, Sukimun bersepakat bantuan yang diterima dan diberikan kepada korban bencana harus ada yang menyaksikan, tidak serta merta diberikan secara langsung bagi warga terdampak. 

Ia juga bercerita perjuangan warga terdampak erupsi yang rumahnya masih bisa ditinggali, tidak mengungsi di posko, setiap malam banyak berdatangan di rumahnya dikala datang erupsi secara tiba tiba, mereka adalah bagian sasaran penerima bantuan. 

" Ada yang bersepeda motor, jalan kaki dari  Rekesan, Sumberurip, dan wilayah Kamar A Supiturang, juga ada yang dari Sumberbulus, " lanjutnya. 

Warga terdampak itu bergeser ke wilayah Desa Oro-oro Ombo untuk menyelamatkan diri, mengantisipasi pergi mengungsi saat erupsi terjadi pada malam hari. 

Karenanya, Ia mengajak pemuda Desa Oro-oro Ombo untuk mengakomodir bantuan yang didapat dari luar Lumajang dengan amanah agar korban terdampak erupsi bisa tetap tersenyum di tengah kepedihan yang dialami sekarang. 

" Selain dari teman teman Alumni SMA, juga ada dari Gunungkawi Malang, ya terus mengalir begini bantuannya, kami salurkan bersama 20 pemuda yang di sini ini, " jelasnya sembari menunjuk relawan yang tengah menata barang bantuan. 

Hingga kini, 20 relawan bentukannya sudah mampu menjangkau dan mendistribusi ratusan warga terdampak di Supiturang. Gerakan kemanusiaan ini akan terus dilakukan hingga kondisi kembali pulih. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar