Inilah Besaran UMK Kota Malang Tahun 2022

Wali Kota Malang Drs Sutiaji

KBRN, Malang : Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memutuskan besaran UMK melalui Surat Keputusan Gubernur Jatim No 188/803/KPTS/013/2021 tentang UMK Kab/Kota di Jatim Tahun 2022, kemarin semalam dan berlaku 38 Kabupaten/Kota di Jatim Tahun 2022.

Untuk Kota Malang  Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) di tahun 2022 diputuskan sebesar Rp Rp 2.994.143,98. Sebelumnya sebesar Rp 2.970.502,00. 

Pengajuan ini berdasarkan usulan dari hasil  rapat koordinasi yang digelar Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang bersama Dewan Pengupahan. Dengan demikian Kenaikan itu tak jauh berbeda dengan jumlah yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang beberapa waktu yang lalu. Hanya naik sebesar Rp 23 Ribu.

"Keputusan  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan keputusan tersebut telah memperhitungkan sejumlah indikator yang diatur dalam perundang-undangan dan berdasarkan kajian akademisi serta dewan pengupahan,"kata Wali Kota Malang Sutiaji kepada awak media di Balaikota, Kamis, ( 2/12/2021).

Keputusan besaran UMK Kota Malang ini lanjutnya, bakal diterapkan tahun  2022 dan  diharapkan bisa menengahi seluruh kebutuhan pekerja maupun kepentingan investasi daerah. Artinya dibayar sesuai upah minumumnya.

" Investor bisa melakukan investasi dengan baik dan buruh menerima upah yang diberikan juga tidak teraniyaya," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Indonesia (SPSI) Kota Malang, Suhirno mengatakan, tak dapat berbuat banyak dengan UMK ini Sebab, keputusan memang didasarkan pada perhitungan BPS.

Meski demikian pihaknya berharap kedepannya kenaikan UMK bisa dikembalikan diaturan semula. Yaitu proses persetujuannya melalui unsur Pekerja/Buruh, unsur Apindo dan unsur Pemerintah.

" Sebelumnya  UMK atas usulan Dewan Pengupahan survey pasar dan hasilnya ditambah Inflasi dn Pertumbuhan Ekonomi kemudian diputuskan dan disetujui unsur Apindo, unsur Pemerintah yang diajukan kepada Kepala Daerah untuk medapatkan rekomondasi diusulkan ke Gubernur," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar