Vaksin Booster bagi Masyarakat Umum di Malang Belum Ada Juknis

Kadinkes Kota Malang dr Husnul Muari Vaksin Booster Ke Masyarakat Umum Belum Ada Juknis

KBRN Malang : Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif hingga saat ini mengaku belum ada petunjuk teknis (juknis) dari pusat terkait pemberian vaksin dosis ketiga atau booster kepada masyarakat umum maupun unsur pimpinan forkopimda.

" Skema pemberian vaksinasi dosis 3 /booster  masih menunggu instruksi pusat  dan Vaksin Booster yang berjalan saat ini atau diperbolehkan hanya untuk tenaga medis (nakes) diluar itu tidak ada perintah."kata dr Husnul saat ditemui RRI di Balaikota Malang, Selasa (19/10/2021)

Untuk vaksin Booster sendiri, kata dia masih diperuntukkan bagi Nakes. Bahkan sudah mencapai 92 persen. Diakuinya memang ada  sedikit hambatan pemberian vaksin terhadap nakes sehingga sampai saat ini belum mencapai 100 persen, kendalanya ini terkait adanya nakes yang masuk purna tugas namun demikian sudah dikoordinir oleh organisasi profesi atau IDI.

Sememtara itu kemarin ada agenda yang di-share di WhatsApp Humas Pemkot Malang, tentang pemberian tambahan vaksin kepada unsur Pimpinan dan Forkopimda namun mendadak dibatalkan, terkait hal ini apakah ada pemberian vaksin Booster kepada pimpinan forkopimda, mantan direktur RSUD kota malang ini mengaku tidak mengetahui persis dan meminta awak  media menanyakan ke bagian Humas.

Terpisah Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan bahwa tidak ada pemberian vaksin tanbahan namun kemarin adalah pengecekan imun apakah.masih bagus atau tidak.

Sebelumnya, politisi Demokrat ini mewacanakan pemberian vaksinasi booster tapi belum mengetahui kapan bisa dilaksanakan

"Tidak ada mas kita cuman mengecek imun mereka," tukasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00