OPD Kabupaten Malang Diminta Tingkatkan Serapan Anggaran

KBRN, Malang : Menjelang akhir tahun anggaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sehingga tidak ada Sisa lebih pembiayaan anggaran (Siapa) pada akhir tahun 2021.

" Serapan setiap OPD terus kami review  per Juli dan Agustus lalu rata-rata serapan masih di angka 30-40 persen," kata Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, Kamis (23/9/2021).

Kata dia, seharusnya si bulan Juli dan Agustus itu serapan anggaran di masing masing harus mencapai Rp 50-60 persen. Kendati demikian, Dewan masih memaklumi, sebab sebelumnya sempat ada program refocusing sebanyak 3 kali. 

"Sehingga hal itu bisa menghambat proses administrasi, kemudian memperlambat serapan anggaran,"tukasnya.

" Kami berharap ke depan serapan anggaran pada OPD lebih ditingkatkan lagi, karena saat ini sudah menjelang akhir tahun," lanjutnya.

Ia menjelaskan solusi yang bisa diambil oleh OPD untuk meningkatkan serapan yaitu dengan meningkatkan program pembangunan. Khususnya untuk fasilitas umum yang sangat penting. 

"Di antaranya untuk jalan berlubang dan jembatan, masih banyak terlihat di sejumlah titik di Kabupaten Malang. Kedua fasum itu sangat penting karena menjadi salah satu sarana bagi masyarakat," urainya. 

Selain itu, dalam pembahasan Komisi III ada juga kebutuhan teknokratik senilai Rp 10 miliar.

"Kemudian kebutuhan dari Musrenbang yang belum terwadahi sekitar Rp 50 miliar. Itu bisa dimanfaatkan untuk menyerap anggaran," tandas Faza. 

Informasi yang berhasil dihimpun RRI, total APBD Kabupaten Malang pada tahun anggaran 2021 ini mencapai sekitar Rp 3,9 triliun. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00