Rombongan Pejabat Kota Malang Berwisata ke Pantai, Mendagri Didesak Jatuhkan Sanksi

Rombongan Pejabat Kota Malang Berwisata di Pantai Kondangmerak. (Foto: GP Ansor Kabupaten Malang)
Kendaraan Dinas Pemkot Malang saat mengangkut sepeda untuk Gowes. (Foto: GP Ansor Kabupaten Malang).

KBRN, Malang : Menteri Dalam Negeri didesak menjatuhkan sanksi tegas kepada rombongan pejabat Kota Malang yang berwisata ke pantai. Bahkan ditengarai memaksa masuk ke obyek wisata Pantai Kondang Merak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Padahal obyek wisata masih dilarang untuk buka di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level sekarang. 

" Kami GP Ansor mendesak Mendagri memberikan sanksi kepada Wali Kota Malang, Sekda dan OPD yang ikut dalam rombongan berwisata di pantai tersebut, " tegas Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Syadad kepada RRI, Minggu (19/9/2021). 

Husnul mengecam keras perilaku pejabat Kota Malang yang disinyalir kuat memaksa masuk ke pantai selatan, karena dinilai memberikan contoh tidak baik kepada masyarakat di tengah PPKM ini. 

"Sekarang masih dalam situasi PPKM dan pantai selatan masih belum buka, tetapi mereka (rombongan pejabat Kota Malang; red) memaksa masuk, " terangnya. 

Ia menjelaskan rombongan pejabat pemerintah Kota Malang berjumlah sekitar 50 orang, termasuk Wali Kota Malang sekira pukul 10.00 WIB, Minggu (19/9/2021) datang di Pantai Kondang Merak. Rombongan  Gowes Wali Kota juga ada yang mengendarai kendaraan dinas pemerintah Kota Malang

" Saat tiba di lokasi rombongan gowes ini sempat dihentikan oleh petugas gabungan saat akan masuk ke lokasi, " urainya. 

Kata Husnul rombongan pejabat itu sempat dihentikan, karena saat ini Pantai Wisata Kondang Merak dan Banyu Meneng serta sepanjang pantai wisata se-wilayah Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang belum dibuka bagi pengunjung. 

" Sekarang ini masih PPKM Level 3 Malang Raya sesuai dengan Instruksi Mendagri nomor 42 tahun 2021 dan Surat Keputusan Bupati Malang, " beber Husnul. 

"Namun, rombongan Wali Kota Malang tetap memaksa masuk terus mereka istirahat dan makan siang di Pantai Kondang Merak sambil berswafoto. Rombongan meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.15 WIB, "sambungnya. 

Husnul juga menyebut informasi yang dihimpun GP Ansor Kabupaten Malang, kegiatan Gowes Wali Kota Malang bersama rombongan disinyalir tidak ada surat resmi dan pemberitahuan, maupun koordinasi dengan Muspika Bantur serta dengan pihak pengelola wisata pantai.

Terpisah Wali Kota Malang, Sutiaji masih belum memberikan jawaban saat dihubungi RRI melalui sambungan telepon. Ia hanya memberikan respon melalui pesan WhatsApp yang mengaku masih menerima tamu. 

" Mas saya masih nemui tamu, terkait nopo nggeh (wawancara terkait apa ya; red)," jawabnya singkat. 

Saat ditanya agenda Gowes ke wisata pantai di Malang Selatan, hingga berita ini diunggah Wali Kota Malang belum merespon.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00