108 Bencana Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu Enam Bulan Terakhir

KBRN, Batu: Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kota Batu terus berupaya meningkatkan kewaspdaan potensi bencana.  Salah satuny dengan aksi kesiapsiagaan bencana.

Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan, angka kebencanaan di Kota Batu terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Untuk tahun 2020 kami mencatat ada 114 kejadian. Sedangkan tahun ini hingga bulan Juni ada 108 kejadian dengan mayoritas bencana longsor,” ungkapnya, Kamis (17/6/2021).

BPBD sendiri telah memetakan beberapa daerah yang rawan longsor di Kota Batu seperti di Kecamatan Bumiaji meliputi Desa Sumber Brantas, Tulungrejo, Gunungsari, Sumbergondo. Selain itu, satu titik berada di kawasan payung, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

“Tidak hanya longsor bencana banjir di daerah padat penduduk seperti Kelurahan Ngaglik, Sisir, dan Temas. Juga di seluruh sepadan aliran Sungai Brantas. Sedangkan untuk bencana puting beliung berpotensi di seluruh Kota Batu,” jelasnya.

Oleh sebab itu dalam mengantisipasi potensi bencana, BPBD Kota Batu telah memberikan edukasi kepada masyarakat agar memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang kebencanaan. Pihaknya mencatat telah ada 16 Desa/Kelurahan yang memiliki status Desa Tanggap Bencana (Destana) dari total 24 Desa/Kelurahan.

Sebagai informasi, pada tahun ini BPBD Kota Batu akan mengukuhkan empat desa tangguh bencana yang meliputi Desa Bumiaji, Oro-Oro Ombo, Beji dan Desa Tlekung. Kemudian tahun depan di Desa Pendem, Mojorejo, Torongrejo dan kelurahan Dadaprejo.

Sebelumnya, dampak gempa yang terjadk beberapa bulan lalu di wilayah pesisir Malang Selatan berpengaruh pada bangunann yang ada di Kota Batu, Walikota Batu, Dewangi Rumpoko menaruh perhatian dengan menghimbau pada Masyarakat untuk melakukan mitigasi yang perlu disiapkan secara elaboratif agar meminimalisir dampak kerugian maupun korban jiwa yang disebabkan bencana.

“Perlu adanya gerakan aksi bersama dan antisipasi masyarakat dengan 'Siap untuk Selamat’,” tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00