Embung Kapasitas 73 Ribu Meter Kubik Ditarget Dibangun di Kabupaten Malang Tahun Ini

KBRN, Malang : Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Dirjen Sumber Daya Air membangun embung senilai Rp 19 miliar 905 juta di desa Peniwen kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Pembangunan embung itu ditandai groundbreaking atau pencangkulan pertama. 

" Ditargetkan akhir bulan Desember 2021 embung ini tuntas dibangun," kata Bupati Malang, HM Sanusi, Rabu (16/6/2022). 

Menurutnya, embung itu akan mampu menampung 73 ribu meter kubik dan  mampu mengairi 70 hektar lahan pertanian.

Selain itu , dengan adanya embung tersebut, ia berharap mampu menampung air hujan agar tidak meresap ke tanah.

"Sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengairi sekitar 70 hektar lahan pertanian, apalagi potensi air yang dihasilkan sebesar 70 liter per detik, 50 buat irigasi lahan pertanian, 20 liter perdetik lainnya bisa  dimanfaatkan untuk kebutuhan air minum masyarakat,"terangnya.

Kata Sanusi, keberadaan embung Peniwen itu, melalui Dinas PU Sumber Daya Air (PUSDA) dapat dijadikan Rekom Teknis (Rekomtek) untuk alih fungsi lahan hijau yang digunakan untuk kepentingan industri. 

" Ada sejumlag alasan dipilihanya desa Peniwen sebagai lokasi pembangunan embung tersebut diantaranya karena ketersediaan lahan dan peluang yang besar untuk membuka lahan pertanian baru, " tuturnya. 

Disinggung adakah peluang embung peniwen akan dijadikan destinasi wisata baru? Sanusi tidak menampik akan hal itu.

"Ya peluang ke arah sana (destinasi wisata; red) pasti ada ya, nanti pihak desa bekerjasama dengan Dinas PUSDA dan BBWS Brantas akan mengkolaborasikan rencana tersebut, "tukas Sanusi.

"Terkait design wisata di embung Peniwen bisa saja dijadikan wisata air seperti tersedianya kolam ikan, perahu air dan bermacam bentuk design wisata lainnya, " sambungnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00