Stok Plasma Konvalesen di PMI Kota Malang Kosong

Salah seorang pendonor memberikan plasma konvalesen di PMI Kota Malang
KBRN, Malang : Ketersediaan plasma konvalesen sebagai media penyembuhan bagi pasien Covid-19 sangat diperlukan. Namun kini ketersediaan plasma konvalesen yang didapatkan dari warga penyintas Covid-19 sangat minim bahkan tidak tersedia di sejumlah daerah termasuk Kota Malang.

Di Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, sejak plasma konvalesen digaungkan menjadi media penyembuhan Covid-19 pada November 2020, tidak pernah ada stok yang tersimpan. Sebab begitu ada pendonor, maka langsung disalurkan pada pasien yang membutuhkan. 

“Tidak sempat menyimpan stok, kalau ada pendonor langsung habis hari itu juga atau keesokan harinya,” kata Kepala UTD PMI Kota Malang, Enny Sekarrengganingati, Senin (14/6/2021).

Menurutnya, untuk mendapatkan plasma konvalesen lebih sulit dibandingkan pendonor darah biasa. Selain pendonor harus penyintas Covid-19, sejumlah screening dilakukan untuk memastikan calon pendonor memenuhi syarat.

“Sehari rata-rata hanya ada 3 pendonor yang lolos screening. Sejak November tahun lalu ada 579 pendonor yang datahg, tetapi sampai saat ini yang lolos bisa jadi pendonor hanya 116 orang saja,” tuturnya.

Selama ini, UTD PMI Kota Malang memenuhi kebutuhan plasma konvalesen dari wilayah Kota Malang. Namun tidak menutup kemungkinan juga membantu kebutuhan daerah lain jika memang ada stok.

“Kita utamakan untuk warga Kota  Malang, itu pun kadang stoknya tidak cukup. Tetapi kemarin kita juga dapat permintaan bantuan dari Bangkalan,” tandas Enny.

Salah seorang pendonor plasma konvalesen, Joni Dwi Prasetya mengaku bersyukur bisa lolos screening dan masuk sebagai salah satu pendonor.

“Saya kan penyitas Covid-19, selama saya masih bisa berupaya untuk menolong orang ya tidak ada salahnya. Justru saya senang bisa menolong orang yang membutuhkan,” kata pria 42 tahun ini.

Joni mengakui jika proses untuk menjadi pendonor plasma konvalesen tidak sulit, hampir sama dengan donor darah biasa. Hanya butuh waktu sekitar 45 menit untuk proses donor plasma konvalesen.

“Selama ini saya memang rutin donor darah, kemudian setelah sembuh dari Covid-19 saya disarankan petugas untuk donor plasma konvalesen. Tadi diambil hampir 600 mililiter,” pungkas Joni. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00