Jelang Lebaran, Kasus Covid-19 di Kota Malang Cenderung Naik

Kadinkes Kota Malang dr. Husnul Mu

KBRN, Malang : Kasus Covid-19 di Kota Malang menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 ini menunjukkan adanya tren kenaikan. Namun kasus itu relatif melandai, artinya tidak ada lonjakan kasus yang eksponensial atau tajam.

Hal itu disampaikan Kepla Dinas Kesehatan (Kadinkes) yang juga merupakan juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang, dr. Husnul Muarif kepada RRI, Selasa ( 4/5/2021). Menurut Husnul, meningkatnya tren penyebaran Covid-19 disebabkan karena mobilitas tinggi jelang Idulfitri.

"Meningkat tapi landai, tidak eksponensial (tajam) tetap harus ada pementauan di daerah," tegas Husnul.

Meskipun ada kenaikan tren kasus Covid-19 di wilayahnya,  kabar baiknya adalah kasus kematian menurun dalam waktu 10 hari terakhir. Padahal sebelumnya kasus kematian  prosentasenya mencapai 90,16 persen, namun sekarang menjadi 90,01persen.

Kemudian kasus kesembuhan di Kota Malang juga sesuai harapan yaitu 90 persen sesuai standar nasional dan untuk Kota Malang berada d iangka 90,25 persen.

Sedangkan untuk tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan pasien corona sesuai harapan Satgas Covid-19 nasional yakni di bawah 50 persen. Untuk Kota Malang di 11 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 saat ini 35,8 persen.

"Artinya dari pantauan 4 di daerah Kota Malang masuk di rata -rata dari 4 indikator itu," ungkapnya.

Sementara itu, Dinkes bersama tim Satgas Covid-19 terus akan melakukan pengetatan prokes terutama dalam kerumunan di pasar dan pusat perbelanjaan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00