Masih Pandemi, Bapenda Kabupaten Malang Tak Akan Naikkan NJOP

KBRN, Malang : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang tidak akan menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tahun 2021 ini, karena masih pandemi Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara mengaku tidak ingin menambah keresahan masyarakat dengan menaikkan NJOP, karena masih di tengah kondisi susah.

"Kami memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memulihkan perekonomian terlebih dahulu, baru menaikkan NJOP, kami tidak akan membebani" kata Made kepada RRI, Selasa (4/5/2022).

Sehingga ditegaskan, tahun 2021 ini, NJOP tidak akan naik, karena masih pandemi. Ia mengakui selama 20 tahun tidak melakukan penyesuaian NJOP, kecuali di tiga Kecamatan pada tahun kemaren, yaitu Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon. 

Made menyebut keuntungan NJOP naik yakni berimbas nilai jual tanah yang ikut naik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga pasti telah memetakan wilayah yang objek pajaknya bisa dinaikkan.

"Dari sisi masyarakat keuntungannya, kalau NJOP naik kan otomatis harga tanah juga naik, tapi jual tanah kan tidak lihat NJOP tapi lihat perolehan," tutur Made.

Nantinya, saat pandemi mereda akan dilakukan kenaikan NJOP, tetapi dipastikan akan dilakukan sosialisasi, kenaikan NJOP tidak akan dilakukan frontal. Terlebih, adanya rencana tol Malang-Kepanjen, maka akan ada peningkatan harga tanah. 

"Adanya tol sangat berpengaruh, daerah sana pasti, nilai jualnya pasti tinggi, " pungkas Made

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00