Saluran Irigasi Buntu Penyebab Air Meluber ke Jalan Raya di Kepanjen, Wabup: Kok Dibiarkan saja

KBRN, Malang : Saluran irigasi sekunder di sebelah timur Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Kepanjen buntu, hingga menyebabkan air meluber ke jalan raya. Kondisi ini membuat Wakil Bupati Malang geram dan melakukan pengecekan, diketahui saluran tersebut tertutup. 

" Makanya airnya meluber, hampir sebulan lebih tidak ada penyelesaian, Senin lalu saya tanya kepada Dinas teknis katanya kewenangan Provinsi Jawa Timur karena jaringan irigasi sekunder, " ungkap Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto kepada RRI, Jumat (16/4/2021).

" Tadi pagi seusai senam pagi saya kembali ke lokasi belum diatasi dan masih meluber airnya. Hal begini kok dibiarkan tidak segera diatasi, masa hal kecil saja harus lapor ke Provinsi, " tegas Didik.

Sebab itu, pihaknya meminta kepada Camat Kepanjen dan UPT Dinas Pengairan Kecamatan, serta Gapoktan setempat untuk segera merespon dan mencari solusi dalam mengatasi luberan air ke jalan raya. 

Didik menilai luberan air ke jalan raya itu sangat mengganggu pengguna jalan. Apalagi, jalan raya tersebut satu satunya akses dari Kota Kepanjen ke Kecamatan Gondanglegi dan arah Lumajang. 

" Kalau dibiarkan begitu juga bisa merusak aspal jalan, akan mudah rusak terkikis oleh air, " tandasnya. 

" Bayangkan orang yang mengurus adminduk ke Dispendukcapil pasti akan terganggu juga," lanjut Didik. 

Tidak hanya itu, kondisi saluran irigasi sekunder tertutup dan dibiarkan terus menerus tidak dicari solusi, maka pasokan air ke areal pertanian juga pasti terganggu. 

" Saya minta segera diatasi, dicari solusi kalau memang buntu yang dibersihkan mungkin ada tumpukan sampah atau apa, " pungkas Didik. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00