Kakek 70 Tahun di Tirtoyudo Malang Dibunuh Rekannya, Ini Penyebabnya

KBRN, Malang: Juarto warga Desa Kepatihan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang menjadi korban pembunuhan rekannya sendiri. Pria 70 tahun itu dibunuh dan mayatnya dibuang ke sungai oleh pelaku SMR (36) dan MSL (60). Penyebabnya, Juarto dinilai oleh pelaku sering mengeluakan omongan menyakitkan, sehingga pelaku tega menghabisi nyawa korban.

"Antara mereka ini diduga ada rasa tidak suka. Menurut pelaku, korban ini banyak bicara, vokal. Akhirnya timbul niat untuk menghabisi," ungkap Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dalam rilis di Mapolres Malang, Rabu (20/10/2020).

Hendri menjelaskan, kasus ini terungkap berawal dari penemuan jasad Juarto di sungai Desa Kepatihan, Jumat (16/10/2020). Petugas dari Satuan Reserse Kriminal Polres Malang kemudian melakukan penyelidikan hingga ditemukan fakta Juarto tewas dibunuh.

"Setelah dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar, hasil autopsi ditemukan beberapa bekas luka, di kepala dan siku tangan. Muncul asumsi awal, kematian korban ini tidak wajar. Setelah dilakukan penyelidikan selama 2 hari, ditemukan kedua pelaku ini," terang Hendri.

Kapolres menyebutkan, kasus ini akan dikembangkan. Diketahui, baik tersangka dan korban, kerapkali berbuat ulah di Desa Kepatihan. Mereka diduga sering melakukan perusakan di kebun kopi milik warga.

"Perkiraan ada 7 TKP (perusakan kebun kopi; red) Kami masih menunggu laporan dari warga desa yang menjadi korban penebangan ilegal ini," urainya.

Hendri menambahkan, akibat perkara pembunuhan, SMR dan MSL sementara dijerat Pasal 338 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan nyawa seseorang melayang dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00