Polres Batu Bekuk 2 Tersangka Penipuan Bermodus Penggandaan Uang Senilai Rp 18 Miliar

KBRN, Batu: Polres Batu berhasil membekuk dua pelaku penggandaan uang senilai Rp 18 miliar, dimana korbannya adalah pengusaha asal Desa Ngroto, Pujon, Kabupaten Malang. Kedua tersangka tersebut berinisial AH dan SS yang merupakan tetangga korban sendiri.

Kapolres Batu, AKBP. Harviadhi Agung Pratama menjelaskan, kedua tersangka dibekuk atas laporan dari anak sang korban yang merasa curiga atas transferan korban pada tersangka secara terus menerus dalam kurun waktu selama 4 tahun ini, dengan total nilai yang fantastis sebagai tanda bahwa ritual transfer uang tidak boleh berhenti jika ingin digandakan. Kedua tersangka sendiri dibekuk saat sedang melakukan ritual penggandaan uang.

"Kedua tersangka dibekuk saat melakukan ritual yang katanya sedang menggandakan uang, keduanya ditangkap di rumah AH, kasus ini berawal dari laporan anak korban yang merasa curiga, karena nilainya fantastis, ada Rp 18 miliar, berawal dari situ, setelah dilakukan penyelidikan ternyata terdapat unsur pidananya lalu kami lakukan penangkapan 22 september kemarin," jelasnya.

Dari keterangan tersangka AH, praktek ini dilakukan dengan memberi iming-iming korban yakni bisa menambah uang yang ditransfer korban, bahkan hingga triliunan rupiah. Tersangka sendiri diketahui memutar uang korban dengan cara membeli rumah, berencana mendirikan pabrik plastik dan melalui judi online.

"Uangnya buat judi online, lalu saya nyuruh SS untuk beli barang antik buat meyakinkan korban," ucap AH yang menjadi otak kejahatan tersebut.

Dari kejadian tersebut, Kapolres berkacamata itu berpesan bahwa masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan modus cepat kaya secara instan, ditambah dengan adanya barang-barang antik sebagai medianya. Apalagi di masa pandemi saat ini yang berimbas pada sisi ekonomi masyarakat. Tersangka AH sendiri memiliki pantangan tidak mandi selama setahun, agar ilmunya tidak luntur. 

Polres Batu menyita barang bukti yakni puluhan buku tabungan, puluhan keris, samurai dan tongkat komando, minyak wangi, dupa, buku spiritual dan baju hitam bertuliskan Komunitas Paranormal Seluruh Indonesia (KPSI).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00