Gelapkan 38 Ponsel, Wanita di Malang Diringkus Polisi

KBRN, Malang: Satuan Reskrim Polres Malang Kota menangkap seorang wanita bernama Dwi Rohaninya. Ia diketahui menggelapkan 38 telepon seluler. Modusnya, pelaku menjual ponsel dengan harga murah pada pembeli. Begitu ponselnya laku, Dwi tidak menyetorkan uang hasil penjualan tersebut pada korbannya, yaitu pihak toko seluler.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, pelaku Dwi Rohanita dengan mudah bisa membeli  telepon seluler dari sejumlah toko seluler di wilayah  Kota Malang lantaran pelaku sudah dikenal baik oleh para korban.

"Pelaku menjanjikan pembayaran ponsel akan dilakukan dalam kirim waktu tiga hingga empat hari," kata AKBP Asfuri, Jumat (25/1/2019).

Hingga kini, total sudah 38 telepon seluler yang digelapkan oleh pelaku selama enam bulan terakhir. Pihak toko seluler pun merugi hingga Rp 108 juta lebih akibat perbuatan pelaku. "Pada polisi, pelaku nekat melakukan penggelapan ini demi memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya. 

Akibat perbuatannya, pelaku dikenai pasal 379 tentang KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00