1.768 Warga Binaan Lapas Lowokwaru Dapat Remisi Lebaran 2022

Kalapas Kelas I Malang Lapas Lowokwaru Malang, secara simbolis memberikan remisi hari Raya Idul Fitri kepada perwakilan warga binaan
Kalapas Kelas I Malang Lapas Lowokwaru Malang, menyampaikan selamat kepada warga binaan yang mendapatkan remisi dan berharap bisa di contoh oleh warga binaan lainya dan tetap berkelakuan yang baik dan mematuhi peraturan selama di dalam Lapas

KBRN, Malang : Perasaan gembira dirasakan 1.768 dari total 2.865 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, Kanwil Kemenkumham Jatim, pasalnya mereka mendapatkan remisi di Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 ini, Senin (2/5/2022).

Hal ini diungkapkan Kalapas Kelas I Malang Lapas Lowokwaru Malang, RB Danang Yudiawan. Menurutnya, pemberian remisi ini diberikan terhadap total 1.768 warga binaannya di Lapas Kelas I Malang dalam suka cita hari raya Idulfitri. 

"Total 1.768 narapidana  Lapas Lowokwaru yang dapatklan remisi pada hari raya ini.  remisi khusus hari raya Idul Fitri ini ada yang mendapat remisi paling sedikit 15 (lima belas) hari dan  paling banyak 2 (dua) bulan," ucap RB Danang Yudiawan. 

Adapun rinciannya, untuk remisi khusus hari raya Idul Fitri, kepada 1.768 narapidana yang mendapat Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri (RK.I) dari mulai 15 hari sampai dengan 2 bulan sebanyak 1755 narapidana. Sedangkan RK II terdapat 13 warga binaan. Dengan keterangan 7 warga binaan bebas langsung dan 6 warga binaan lainnya masih dalam tahap menjalani subsider. 

"Dengan pemberian remisi ini, bisa menjadi momentum warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terlebih di hari raya Idul Fitri sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan," katanya.

Ia pun juga mengajak mereka yang sudah mendapatkan remisi untuk mengikuti tata tertib dan mengikuti semua program pembinaan di dalam Lapas lebih maksimal. Selain itu dengan pemberian remisi ini juga mengurangi beban negara dalam mengurangi over kapasitas dalam Lapas.

"Karena semua adalah kehendak-Nya. Kita tidak bisa memungkiri bahwa remisi adalah wujud kasih Tuhan. Merupakan nikmat yang layak diterima karena warga binaan telah berupaya memperbaiki diri, tidak melanggar tata tertib dan  bersyukur atas segalanya, selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin," imbuh RB Danang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar