Sebulan, Polres Blitar Kota Ungkap 13 Kasus Narkoba dengan 14 Tersangka

KBRN, Blitar : Polres Blitar Kota merilis 13 kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi di wilayah hukumnya, selama periode bulan Maret-April 2022. Jajaran kepolisian dari Sat Resnarkoba Polres Blitar Kota berhasil mengamankan belasan tersangka dan sejumlah barang bukti yang bisa digunakan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di pengadilan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono menyampaikan, dari 13 kasus yang berhasil diungkap tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 14 orang tersangka. Pengungkapan kasus tersebut terdiri dari 5 kasus narkotika jenis sabu sabu, dan 8 kasus peredaran obat keras jenis dobel L.

"Selama periode bulan Maret-April kami berhasil mengungkap 13 kasus penyalahgunaan narkoba dengan mengamankan 14 orang tersangka, ada yang kasus sabu sabu dan juga kasus obat keras jenis pil Dobel L," ungkapnya, Selasa (26/4/2022). 

AKBP Argo Wiyono juga menyebut, dalam mengungkap belasan kasus penyalahgunaan narkoba ini pihaknya sebelumnya telah mendapat laporan dari masyarakat. Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya 2,33 (dua koma tiga puluh tiga) gram, 2 buah test drugs dengan hasil positif metamfetamin dan amphetamin, 1.294  butir pil dobel L, 1 buah alat pakai hisap sabuUang tunai Rp. 340.000, dan 13 (tiga belas) buah HP berbagai merk.

"Sebelumnya kami mendapat informasi dari masyarakat, dan dari pengungkapan belasan kasus tersebut kami juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, untuk tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu sabu akan dijerat dengan UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 112 ayat 1 dan 2 diancam dengan hukuman minimal 5 tahun penjara dan pidana denda minimal Rp. 10.000.000.000 atau Rp10 M. Sedangjan untuk tersangka penyalahgunaan narkotika jenis pil dobel L akan dijerat UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 197 sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat 1 diancam dengan hukuman minimal 5 tahun penjara maksimal 10 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar