Penasaran dan Diajak Suami, Seorang Ibu Muda Asal Malang yang Tinggal di Blitar Ini Nekat Nyabu

KBRN, Blitar : Seorang ibu muda berinisial SN (22) diringkus aparat kepolisian, karena tertangkap tangan memakai narkoba jenis sabu sabu. SN yang merupakan warga Malang ini diringkus oleh polisi di tempat tinggalnya yang beralamat di Desa/Kecamatan Sanankulon.

Dari hasil penangkapan SN, aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti meliputi sabu sabu seberat 1,63 gram dan alat hisab.

Pada Kamis (27/1/2022) Polres Blitar Kota menggelar press release pengungkapan narkoba di bulan Januari 2022, salah satunya kasus yang menjerat SN ini.

Saat ditanya awak media, SN mengaku awal mula mau memakai narkoba jenis sabu sabu karena diajak oleh suami dan dirinya juga merasa penasaran. Sehingga, membuat dirinya nyabu bersama dengan sang suami.

"Diajak sama suami memakai (sabu sabu), ya saya mau karena penasaran juga," ujarnya, Kamis (27/01/2022).

SN terlihat sudah memakai baju tahanan berwarna oranye, ia secara tegas mengatakan jika dirinya sudah memakai narkoba jenis sabu sabu sejak Oktober 2021. Ia melakukannya, setiap satu minggu sekali bersama dengan sang suami.

"Sekitar bulan Oktober tahun lalu, biasanya saya pakai saat dengan suami saya," kata ibu muda ini.

Perempuan berambut panjang ini juga menyebut, jika sang suami baru saja keluar dari lapas karena kasus narkoba. Ketika dirinya diringkus oleh aparat kepolisian, sang suami sudah kabur dan kini menjadi daftar pencarian orang (DPO).

"Saya nggak tau sekarang dimana, dia jadi DPO dan saya juga dapat barang dari suami saya," terang dia.

Sekedar diketahui, jika SN menikah dengan sang suami selama empat tahun dan telah memiliki 1 orang anak laki laki yang kini tinggal di Malang.

Secara Terpisah Kapolres Blitar Kota AKBP Argo Wiyono mengatakan, saat ini suami SN sudah menjadi target operasi (TO) dari pihak kepolisian. Diketahui, SN saat diringkus polisi ia baru saja nyabu bersama dengan sang suami di rumah mereka.

"Saat ini suami SN menjadi TO, pada saat diringkus ia baru saja selesai nyabu bersama dengan suaminya," jelasnya.

Lebih lanjut AKBP Argo Wiyono menambahkan, totalnya pada press release kali ini pihak kepolisian berhasil mengungkap delapan kasus peredaran narkoba dengan delapan tersangka selama Januari 2022.

Dari delapan kasus itu, empat kasus peredaran sabu-sabu dan empat kasus peredaran obat keras berbahaya.

Kemudian barang bukti yang berhasil disita meliputi 4,27 gram sabu-sabu, 9.208 butir pil dobel L, alat hisap, sejumlah ponsel, dan uang tunai Rp 310.000.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar