Datangi Polresta Malang Kota, Komnas PA Apresiasi Ungkap Kasus Predator Anak

KBRN, Malang : Upaya pengungkapan kasus pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan Polresta Malang Kota mendapatkan apresiasi. Salah satunya dari Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA). Arist datang langsung ke Polresta Malang Kota, Selasa (25/1/2022).

“Kami memberikan dukungan semangat bagi penyidik yang menangani perkara anak. Setelah beberapa bulan lalu sebelum kejadian Semeru juga menangani kasus anak dibully juga dikerjakan secara cepat,” kata Arist.

Sebelumnya, Satreskrim Polresta Malang Kota mengamankan guru tari berinisial YR (37) yang mencabuli dan menyetubuhi siswanya sendiri di sanggar tari di kawasan Klojen, Kota Malang. Menurut Arist, aksi bejat guru tari ini harus ditangani dengan cepat dan tepat. 

“Kasus kejahatan terhadap anak tidak bisa dibiarkan. Saya baru dengar guru tari lakukan kejahatan seksual. Kami sepakat jika terbukti dan ada dua alat bukti tidak ada kata ampun toleransi dan damai,” tegasnya.

Ia berharap pelaku kekerasan terhadap anak bisa dihukum semaksimal mungkin, karena termasuk kejahatan luar biasa yang dapat menciderai sisi kemanusiaan utamanya anak-anak.

“Dalam kasus kekerasan terhadap anak, ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Tapi itu semua tergantung penuntutan di pengadilan. Tetapi intinya kami ke sini untuk mengapresiasi kinerja Polresta Malang Kota karena kerja kerasnya menangani kasus anak. Harapannya kasus ini bisa cepat 15 hari masuk penuntutan karena waktunya terbatas,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar