Kasus Pengeroyokan, Satreskrim Polresta Malang Kota Amankan 4 Pelaku

KBRN, Malang : Satreskrim Polresta Malang Kota mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Jalan Merbabu Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen Kota Malang. Sebelumnya, video kasus pengeroyokan ini sempat viral tersebar di media sosial.

Dari kasus itu, sebanyak empat pelaku diamankan polisi. Mereka adalah CV (22), MIP (20), TAB (21), dan FP (17). Mereka ditetapkan sebagai tersangka melalui hasil gelar perkara dengan persesuaian alat bukti dan keterangan yang di dapatkan oleh penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota.

“Empat tersangka tersebut saat ini telah dilakukan penahanan untuk proses lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, Senin (29/11/2021).

Ia mengungkapkan, pengungkapan kasus tersebut berawal dengan adanya laporan informasi masyarakat yang masuk ke SPKT Polresta Malang Kota, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Patroli Sat Samapta untuk mendatangi TKP pada hari Sabtu (20/11/2021).

Tindak kekerasan tersebut terjadi di Taman Nivea Jl. Merbabu, Kel. Oro-oro dowo Kec. Klojen sekitar pukul 21.50 WIB yang melibatkan 3 orang dewasa dan 1 orang dikatagorikan masih anak-anak pada korban yang berisinial SW (23).

“Pelaku ini secara bersama-sama melakukan pengeroyokan kepada korban yang saat itu sedang mengendarai mobil bersama temannya.

Kejadian itu berawal, saat saksi LN yang merupakan rekan korban meminta SW datang ke Taman Nivea pada malam hari Sabtu 20 November 2021 sekitar pukul 21.00 WIB untuk menyelesaikan permasalahan  dengan SW di hari sebelumnya Jumat 19 November 2021.

“Saksi LN didampingi oleh 4 temannya. Sesaat setelah datang di lokasi kejadian, SW meminta LN untuk menaiki mobil korban guna menyelesaikan permasalahannya. Tetapi setelah LN menaiki mobil korban dan belum sempat menutup pintu mobil korban, SW tancap gas yang menimbulkan kepanikan saksi LN, dan seketika menarik tuas rem tangan mobil SW, sehingga terjadi kegaduhan yang mengundang reaksi dari teman-teman saksi LN yang sudah menunggu di lokasi kejadian,” ungkap Tinton.

Melihat rekannya panik, 4 orang teman saksi LN mendatangi mobil korban SW dan memaksa korban SW untuk keluar dari mobil dan melayangkan pukulan dan tendangan bertubi- tubi kepada korban SW.

“Akibat kejadian ini, korban SW menderita luka-luka di sekujur tubuhnya dan saat ini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Kota Malang,” ujarnya.

Dalam penuntasan perkara tindak pidana pengeroyokan ini,Satreskrim Polresta Malang Kota berhasil mengamankan barang bukti, antara lain sebuah Handphone Merk Iphone 12 Pro Max warna Biru Metalik, sebuah baju lengan panjang warna hitam, sepasang sandal warna putih merah, sebuah sweater warna kuning, satu baju lengan pendek warna biru muda, celana panjang warna abu-abu,  sepasang sepatu merk DC warna putih motif kuning merah.

“Akibat perbuatannya, keempat tersangka yang sudah diamankan dijerat dengan pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar