Polres Probolinggo Kota Amankan Mobil Modifikasi Tangki BBM Besar

KBRN, Probolinggo : Polres Probolinggo Kota (Polresta) amankan satu unit mobil Suzuki Carry modifikasi, Kamis (24/11/2021) siang. Kendaraan bernopol N 1382 NL tersebut, terparkir di SPBU atau POM Kasbah, jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. 

Belum diketahui, pemilik kendaraan bercat coklat yang diparkir menghadap ke selatan tersebut. Saat ditanya siapa pemiliknya, pengawas SPBU berikut salah seorang karyawannya menjawab, tidak tahu. Termasuk orang yang memarkir di dalam areal SPBU. 

Kendaraan yang dimodif seperti pengangkut BBM tersebut ditemukan Laskar Merah Putih (LMP), saat mendatangi SPBU. Hasbullah, ketua LMP berencana akan melapor kendaraan yang ditemukan, ke Polresta. Harapannya, agar diketahui pemiliknya dan kenapa parkir di dalam areal Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

Meski di dalam ada kotak menyerupai tangki yang tersembung ke pipa pengisian BBM, namun Hasbullah tidak mau berspekulasi. Menurutnya, tempat duduk dibelakang pengemudi, dicopot atau dilepas. Kabin atau ruangan yang bisanya berisi tempat duduk, diganti plat besi berbentuk kotak yang luasannya hampir sama dengan kabin. 

“Kami belum tahu tujuannya, mengapa parkir di dalam pom. Makanya kami mau melapor ke Polresta, agar pemiliknya dipanggil. Sebelum ada pengakuan dari pemiliknya, kami tidak tahu untuk apa mobil itu dimodifikasi,” jelasnya, Kamis (25/11/2021). 

Sementara itu, salah satu pelanggan SPBU yang juga biasa membeli untuk kemudian diecer di rumahnya mengatakan, sebenarnya adanya mobil dengan memodifikasi tangki tidak hanya terjadi saat ini. Sebab menurut pria yang enggan namanya dikorankan itu, praktek tersebut sudah berlangsung lama. "Yang tidak masuk paguyuban ya gak bisa beli begitu banyak mas, hanya 50 ribu maksimal, " katanya. 

Bapak satu anak itu mengatakan, tidak hanya harus masuk paguyuban, dalam prakteknya, ketua paguyuban dan ketua kelas yang juga salah satu operator sudah mengatur sedemikian rupa termasuk dalam pembelian.

"Saat pembelian 100 ribu, dapat BBM hanya 90 ribu, " tukasnya. 

Bisa jadi, untuk orang luar yang tidak masuk paguyuban, tidak akan dilayani dengan baik, bisa jadi juga dialihkan ke Pertamax.

"Tidak hanya mobil loh mas, sepeda motor dengan tangki modifikasi yang cukup besar juga ada, cuman saat kulakaan ada jam tertentu, biasanya dikasih tau salah satu operator, " ujarnya. 

Temuan itu, lanjut pelanggan ini seharusnya ada tindakan yang memang nyata. Artinya harus tindak lanjut. "Kalau bisa ada tindakan tegas, karena curang yang begini ini, gak sehat, " harapnya. 

Kasat Reskrim Polresta AKP Teddy Tridani membenarkan, kalau ada mobil modifikasi yang terparkir ditempat yang tidak sebagaimana mestinya. Untuk mengetahui siapa pemilik dan apa tujuannya diparkir dilokasi yang tidak seharusnya. Karenanya, kasat meminta bantuan atau kerjasama dari menejemen atau penanggungjawab harian SPBU.

“Kalau saat ini belum diketahui. Kan disini ada spot-spot CCTV. Dari sana bisa kita ketahui, dari mana asal kendaraan dan mengapa parkir di tempat yang tidak seharunya. Kalau pembeli biasa, kan parkirnya tidak disitu,” ujarnya. 

Ditambahkan, pihaknya mendatangi SPBU Kasbah karena dilapori LMP. Dikatakan, kalau di SPBU yang dimaksud ditemukan satu unit kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi. Mobil Suzuki Carry jenis station tersebut diindikasi untuk membeli BBM dalam jumlah yang tidak sebagaimana mestinya.

“Mobil yang sudah dimodifi seperti itu diindikasi akan membeli BBM salam jumlah banyak,” pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar