Selama PPKM Darurat di Kota Batu, Pelanggaran di Dominasi Perorangan

KBRN, Batu : Ratusan orang di Kota Batu terjaring dalam, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan perpanjangannya.

Kepala Satpol PP Kota Batu, M. Nur Adhim menjelaskan ratusan orang terjaring pelanggaran selama PPKM tanggal 3-25 Juli, jenis pelanggaran didominasi perorangan.

"Terdapat 467 pelanggar perorangan. Lalu ada 210 pelaku usaha seperti warung, kafe, restoran, dan pedagang kaki lima, dari jumlah tersebut, dilakukan penyitaan identitas terhadap 174 orang,” jelasnya, Rabu (28/7/2021).

Total pelanggar sebanyak 677 pelanggar.Selain menyita identitas, juga terdapat beberapa tindakan yang diberikan oleh petugas gabungan yakni pemberian surat peringatan sebanyak 74 orang, dipaksa bubar 436 orang serta penyitaan barang bukti 74 orang dan dipaksa tutup ada 140 orang.

Salah satu yang ditutup adalah  Kafe Concrete di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. Penyegelan dilakukan lantaran kafe itu masih membuka pelayanan makan dan minum di tempat.

"Pemberian sanksi sudah banyak dilakukan, seperti penutupan kafe di bumiaji, pembubaran pesta ulang tahun di kelurahan sisir dan pembubaran hajatan pernikahan karena tidak mampu menunjukkan rekomendasi dari satgas," tambahnya.

Dasar pelaksanaan tersebut berlandaskan pada Instruksi Mendagri tentang PPKM Darurat dengan Nomor 15 Tahun 2021 dan Surat Edaran Wali Kota Batu No.440/01/SE/422.104/2021 dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00