Arebi Jatim Optimis Segmen Properti Dibawah 500 Juta Masih Potensial

KBRN, Malang : Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jawa Timur menyebut segmen pasar hunian di bawah harga Rp500 juta masih potensial untuk digarap pengembang saat pandemi seperti saat ini.

Ketua Arebi Jatim, Rudy Sutanto mengatakan, sasaran pasar untuk properti di bawah harga tersebut tak lain adalah para end user atau penghuni langsung yang memang sangat membutuhkan tempat tinggal, apalagi angka backlog atau kekurangan rumah masih tinggi,m. "Peminat rumah di bawah harga ini sangat banyak, meskipun pandemi namun di bulan Juni hingga Juli 2020 sudah ada pembeli properti, karena properti masih jadi incaran investasi terbaik," katanya, Jumat (21/08/2020).

Menurutnya, pengembang saat ini banyak membuat strategi pemasaran, terutama bagi end user misalnya dengan cara bayar yang memudahkan seperti cicil DP. "Untuk produk rumah, mayoritas yang ditawarkan berada di wilayah luar Surabaya seperti Sidoarjo, Gresik, Mojokerto dan Malang," ujarnya.

"Kalau untuk apartemen, terutama proyek yang belum jadi, biasanya developer mengatur strategi agar bisa terjual, contohnya PP Property dengan program triple combo nya, beli satu unit dapat unit lain, atau ada pemotongan harga," ungkapnya.

Rudy menambahkan sepanjang semester I tahun 2020, kalangan broker hampir tidak ada penjualan proyek primary lantaran kondisi Covid-19 dan tidak adanya kegiatan launching produk hunian baru. "Tapi dari pasokan properti secondary yang ada, setidaknya masih ada sedikit penjualan dengan komposisi 70 persen rumah tapak, dan 30 persen apartemen," tutup Rudi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00