Pandemi Covid-19, Transaksi Non Tunai di Malang Naik 23 Persen

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Malang, Aska Subhan saat di Balai Kota Malang.

KBRN, Malang: Transaksi non tunai dalam 3 bulan terakhir ini mengalami kenaikan hingga 23 persen . Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai menggemari transaksi non tunai terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Sejak Maret lalu mengalami peningkatan lumayanlah," ungkap Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Azka Subhan, Rabu (29/7/2020).

Menurutnya, jika transaksi non tunai, terutama yang menggunakan metode QR melalui QRIS (QR Code Indonesia Indonesian Standard) mengalami banyak peningkatan.

"Jika pengguna jasa yang memanfaatkan pembayaran berbasis QR di Kota Malang semakin banyak, berbagai merchant pun sudah memanfaatkannya. Lantaran QR Code dapat dipindai oleh seluruh aplikasi yang menyediakan pembayaran dengan QR Code," tuturnya.

Sementara untuk sektor transaksi non tunai lainnya seperti transfer dan transaksi menggunakan debit menurutnya mengalami penurunan selama pandemi covid-19. Salah satunya dikarenakan penurunan ekonomi.

"Untuk transaksi tunai sendiri mengalami penurunan dan ini wajar ditengah situasi ekonomi saat ini," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00