Pemkot Malang Siapkan Skenario Ekonomi ‘New Normal’ Pasca PSBB

Walikota Malang, Sutiaji

KBRN, Malang: Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Malang Raya akan berakhir 30 Mei 2020 mendatang. Diharapkan pada Juni mendatang warga Malang bisa mulai menghadapi era new normal atau hidup berdampingan dengan Covid-19. Begitu pula dengan sektor pertumbuhan ekonomi. 

Sejak adanya pandemi Covid-19, Kota Malang mengalami deflasi selama dua bulan. Padahal, sebenarnya angka inflasi Kota Malang cenderung bagus dibandingkan daerah lain di Jawa Timur. “Kalau kondisinya seperti ini terus, dikhawatirkan nanti seluruhnya mengalami deflasi, karena

 menajemen pembelanjaan masih bagus, tetapi rendahnya daya beli masyarakat, sehingga ada penurunan dan keterlambatan ekonomi. Kalau itu yang terjadi bahaya,” ujar Walikota Malang, Sutiaji, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, jika Covid-19 selesai pada Juni mendatang, maka di bulan Juli pemerintah harus punya skenario recovery dan apa yang nanti akan dilakukan untuk memperbaiki sektor pereknomian di tengah pandemi Covid-19. “Juga harus disusun skenario kalau sampai September dan Desember apa yang harus dilakukan. Kondisi pandemi terjadi sejak Maret hingga Mei, jadi Juni hari selesai. Sebab kalau berkepanjangan pertumbuhan ekonomi akan minus, kita terancam jadi negara miskin,” katanya.

Agar pandemi ini bisa segera berakhir, maka pihaknya berharap kepatuhan masyarakat menjalankan kebijakan PSBB. Sebab kunci keberhasilan kebijakan ini adalah kedisiplinan masyarakat. “Jadi Covid-19 harus selesai dan kesadaran masyarakat juga harus tinggi. Karena goalnya kan kedisplinan. Untuk memutus mata rantai Corona, ada kepatuhan dan ketaatan, pakai masker,  menerapkan physical distancing,” imbaunya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00