Harga Anjlok, Peternak Telur di Kota Malang Merugi

Ilustrasi telur

KBRN, Malang: Harga telur ayam negeri di Kota Malang menurun drastis selama beberapa pekan terakhir. Dari peternak, harganya dibanderol hanya Rp 12 ribu per kilogram. Akibatnya, para peternak telah ayam merugi.

Seorang peternak di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang, Dani Uluf mengakui, penyebab merosotnya harga telur ayam disinyalir karena banyaknya  telur ayam infertil atau dikenal telur HE. “Harga telur HE jauh lebih murah dari telur ayam negeri. Pembeli jadi banyak yang memilih beli telur HE,” ujarnya, Minggu (17/5/2020). 

Saat ini, harga telur HE di pasaran dibanderol hanya Rp 7 ribu per kilogram. Membanjirnya telur HE di pasaran juga sempat terjadi beberapa waktu lalu. Efeknya, harga telur ayam negeri anjlok. “Telur HE itu berasal dari perusahaaan pembibitan ayam broiler yang kemudian diperjualbelikan ke pasar,” ungkap dia.

Dani mengakui, murahnya harga telur ayam negeri sudah berlangsung sejak bulan April lalu. Apalagi pandemi Covid-19 membuat harga telur negeri semakin ditekan. “Adanya Corona juga berpengaruh,” kata dia.

Ia pun berharap harga telur negeri bisa kembali stabil. Pasalnya, jika harganya terus merosot dikhawatirkan membuat peternak gulung tikar. “Normalnya, harga telur ayam ini dijual Rp 17 ribu per kilogram, jika harga jualnya hanya di bawah Rp 16 ribu sudah pasti peternak rugi,” tandas Dani. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00