Melalui Pelatihan SKKNI, Standarisasi Koperasi Bisa Ditingkatkan

KBRN, Malang : Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi di Kota Malang harus memiliki pengetahuan agar agar berdaya dan mampu mengembangkan organisasi caranya dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan agar bisa meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang, Sutaiji dalam pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Tahun 2022,  yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang di Hotel The Aliante, Senin (6/6/2022).

Menurutnya ada standarisasi dalam koperasi yang perlu dilakukan, agar tidak ada penyalahgunaan kelembagaan koperasi. pasalnya masih ditemui koperasi di Kota Malang  yang berjalan tidak sesuai dengan peraturan yang ada. 

"Diklat ini berkaitan dengan standarisasi koperasi. Disana ada yang namanya koperasi berdaya itu seperti apa,” ujar Sutiaji.

Lebih lanjut diungkapkan,  dengan standarisasi akan mudah dimonitoring mana koperasi yang berdaya, dan yang telah non-aktif. Sehingga apa yang dikelola oleh setiap koperasi tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat, tentu dalam konsep ekonomi kerakyatan.

“Ini harus kita kuatkan, kalau sudah terverifikasi harus ada pendampingan, agar lebih profesional dalam pengelolaannya,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Diskoperindag Kota Malang, I Woja Kullu menyebutkan total koperasi di Kota Malang secara keseluruhan ada sekitar 759. Namun,  yang aktif yakni hanya 359 koperasi.

“Mereka yang sudah RAT ini secara bertahap kita ikutkan SKKNI,” kata I Woja. 

Ditambahkan, kegiatan SKKNI itu tidak hanya diperuntukkan oleh perwakilan setiap koperasi saja. Tapi seluruh pengurus koperasi. Karena pihaknya menginginkan dengan adanya standarisasi  koperasi bisa berdaya kembali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar