300 Koperasi di Kota Malang Tidak Aktif, Diskopindag Lakukan Pembinaan

RAT yang digelar di RRI Malang
KBRN, Malang : Dari sekitar 700 koperasi di wilayah Kota Malang, sebanyak 300 koperasi diantaranya tidak aktif. Koperasi yang dinyatakan tidak aktif tersebut mayoritas dikarenakan tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Sekretaris Diskopindag Kota Malang, Slamet Husnan mengatakan, melaksanakan RAT merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab pengurus pada anggota koperasi.

“Karena RAT penting untuk menjamin keberlangsungan koperasi yang dikelola,” kata Slamet di sela kegiatan RAT KPRI RRI Malang, Kamis (27/1/2022).

Untuk mendorong agar semakin banyak koperasi yang aktif, maka Diskopindag selalu mengadakan pengawasan dan pembinaan pada koperasi di Kota Malang.

“Dinas akan melakukan survei ke beberapa koperasi, melakukan bimtek untuk mengajarkan soal tata kelola keuangan, tata cara pembuatan laporan. Kami juga melakukan mediasi jika ada masalah,” tuturnya.

Upaya bimtek ini dilakukan melalui klinik koperasi yang dilakukan selama seminggu tiga kali.

“Klinik koperasi merupakan wadah diskusi untuk  menyampaikan program dan pelatihan melaporkan keuangan. Di forum itu kita bisa lebih menyegarkan  kegiatan koperasi, harapannya setiap tahun jumlah koperasi yang sehat akan bisa ditingkatkan,” tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar