Bangkitkan Ekonomi, Produksi UKM-IKM di Kabupaten Malang Dibeli ASN

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat di Galeri Dekranasda Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa).

KBRN, Malang : Pemerintah Kabupaten Malang berupaya membangkitkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi dengan cara mengakomodir hasil produksi Industri Kecil Menengan (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UKM) ditampung di dalam galeri milik Pemkab Malang di areal pertokoan strategis di Kota Malang. Bahkan, produksi UKM dan IKM itu dibeli Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Malang melalui voucher. 

Kewajiban membeli produk UKM dan IKM itu diperkuat dengan keluarnya surat edaran Bupati Malang untuk pembelian voucher Rp 50 ribu bagi ASN, yang diwajibkan berbelanja hasil produk UKM dan IKM di Galeri Dekranasda Kabupaten Malang. 

"Surat edaran Bupati itu semangatnya adalah untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Kita punya ruangan yang sangat strategis di depan Gajah Mada Plaza, maka besar harapan kami hasil produk UKM dan IKM itu dibantu pemasarannya, melalui konsumsi ASN, " kata Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto kepada RRI, Kamis (6/5/2021). 

Yaitu untuk mengawali pemasaran tersebut, Pemkab Malang memberikan keyakinan kepada masyarakat luas melalui pembelian produk yang dilakukan oleh ASN. Bahwa produk UKM dan IKM itu layak dipakai dan layak dikonsumsi. 

"Voucher ini hanya sebagai stimulan supaya ASN nanti bisa membelanjakan kebutuhannya terutama disediakan di galeri UKM-IKM Kabupaten Malang, " terangnya. 

Ia berharap melalui konsumsi ASN itu, masyarakat luas percaya produk UKM dan IKM Kabupaten Malang. Sebab itu diberikan tempat bagus agar produsen IKM dan UKM tetap semangat beroduksi karena merasa diperhatikan. 

Masih kata Didik, terkait efektifitas transaksi di galeri UKM karena secara geografis Kabupaten Malang sangat luas dengan persebaran ASN, Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan Disperindag harus bisa memanfaatkan aplikasi untuk transaksi online. 

"Menurut saya ini penting sebagai support semangat Disperindag sebagai leading sektor gallery UKM dan IKM, supportnya adalah catatan yang diberikan publik harus dijadikan perbaikan dalam mengimplementasikan surat edaran Bupati, " bebernya. 

Didik juga menyebut upaya pembelian voucher bagi ASN untuk berbelanja di gallery dekranasda dan ditampungnya hasil produksi UKM dan IKM di Galeri Dekranasda itu bukan sebagai upaya monopoli.

" Semua produk yang ada ijinnya kami tampung di Galeri ini untuk bisa dipasarkan, " tukasnya. 

" Pembeliannya dengan voucher yang dibeli ASN dulu, kenapa ya harus meyakinkan dulu

promosi by personal tersampaikan ke luar di internal dulu ini sebagai pemantik agar produksi UKM dan IKM itu diminati banyak orang," sambung Didik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00