Unisma Upayakan Wisuda 3.000 Mahasiswa Secara Tatap Muka

KBRN, Malang: Di kala banyak universitas lain telah melakukan wisuda secara online, Universitas Islam Malang (Unisma) berupaya tetap melakukan wisuda secara tatap muka. Hal ini dikemukakan oleh Rektor Unisma, Prof. Maskuri, M.Si, Rabu (16/9/2020).

Keputusan wisuda tatap muka tersebut menjadi keinginan dari mayoritas mahasiswa yang ingin merasakan 'indahnya' wisuda secara langsung dengan pengalungan gordon yang dilakukan oleh Rektor serta adanya pertemuan dengan rekan belajar selama menempuh pendidikan perkuliahan di Universitas tersebut.

"Mayoritas mahasiswa kami request untuk tetap melaksanakan wisuda secara tatap muka, meski di masa pandemi saat ini, kelakarnya biar ada kenagannya," jelasnya.

Untuk diketahui, beberapa Universitas di Indonesia memilih untuk melakukan wisuda secara online, namun Unisma harus menunda lulusannya sebanyak 3.000 mahasiswa sembari menanti pandemi Covid-19 saat ini bisa dipandang dengan adanya kebijakan pelaksanaan wisuda secara aman.

"Ada 3.000 mahasiswa dalam 2 angkatan yang harus kami tunda untuk wisudanya, tentu pelaksanaan wisuda harus sesuai dengan kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19 saat ini. Artinya wisuda tatap muka menjadi prioritas karena keinginan mahasiswa, oleh karena itu kami saat ini berada pada posisi menunggu kebijakan pemerintah terkait pandemi," tambahnya.

Sebagai informasi, profesor termuda Unisma tersebut mengungkapkan, saat ini pihaknya berupaya untuk merubah total terkait mata kuliah untuk memberikan porsi lebih bagi mahasiswa dalam pengembangan kemampuan guna mendukung visi merdeka belajar Unisma berdaya saing global dengan memperhatikan local wisdom.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00