Meski di Masa Pandemi, Ratusan Mahasiswa UMM Ikuti Wisuda Tatap Muka

KBRN, Malang: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar wisuda secara tatap muka atau luring periode II, Senin (14/9/2020). Wisuda yang digelar di hall dome UMM itu menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19. Perhelatan wisuda luring juga diselenggarakan secara bergelombang mulai Senin hingga Rabu.

Seluruh wisudawan yang masuk ke Hall Dome UMM menjalani pengecekan kesehatan 3 tahap. Pertama, melihat saturasi oxygen dalam tubuh menggunakan alat Pulse Oxymetry. Alat ini dipakai guna menunjukkan bagus-tidaknya oxigenasi di tubuh. Oxigenasi orang normal akan menunjukan prosentase di atas 92 persen. Karena, disebutkan ketua Satgas Kehidupan Normal Baru Kampus UMM, dr. Thontowi Djauhari, M.Kes pengukuran suhu tubuh saja tidak akurat. Kedua, pengukuran suhu. Ketiga, penggunaan cairan disinfektan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr. Fauzan, M.Pd mengajak seluruh wisudawan/wisudawati serta orang tua/wali yang hadir untuk tidak boleh pasrah dan selalu optimis di tengah pandemi Covid-19. Ajakan itu diwujudkan dengan menyeru seluruh hadirin untuk menjaga kesehatan dan merawat kehidupan untuk masa depan. Pada ranah yang kedua inilah, ditegaskan Fauzan, memerlukan satu tekad, satu sikap, dan satu jiwa yang tidak boleh menyerah apalagi mengeluh. 

“Saya ingin mengajak pada saudara-saudara sekalian untuk selalu optimis dalam menatap masa depan yang lebih baik. Mulailah dari yang kecil, konsentrasilah dengan yang kecil. Karena sesuatu yang besar itupun juga dimulai dari yang kecil. Jangan suka mengabaikan yang kecil. UMM ini dimulai dari bangunan yang kecil," katanya, Fauzan. 

Di gelaran kelulusan program pendidikan Doktor (S3), Magister (S2), Sarjana (S1), Diploma Tiga (D3) dan Profesi Periode II Tahun 2020.ini, Fauzan menambahkan, berkat optimisme dan tangan dingin salah satunya Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM alm. Prof. Dr. (H.C.) H. Abdul Malik Fadjar, M.Sc. yang berpulang 7 September lalu ini, yang membuat Kampus Putih UMM menjadi besar. 

“Para mujahid melakukan perubahan-perubahan, baik terhadap dirinya sendiri maupun perubahan dalam keluarga. Jadilah mujahid itu. Tentu yang diharapkan adalah perubahan ke arah yang positif. Oleh karena itu, kami berharap saudara bisa menatap masa depan yang lebih baik, yang lebih tegar dan optimis,” amanat Fauzan. 

Sebagai informasi, jumlah lulusan pada Periode II UMM Tahun 2020 adalah sebanyak 1077 orang. Sementara, untuk jumlah wisudawan/wisudawati pada periode II Tahun 2020 adalah sebanyak 930 orang yang terdiri dari 345 wisudawan dan 585 wisudawati. Sebelumnya juga, pada 8 April 2020, Fakultas Kedokteran (FK) UMM telah melaksanakan agenda “Pelantikan dan Sumpah Dokter” kepada 55 orang Sarjana Kedokteran (S.Ked.) sebagai dokter (dr.). Skema wisuda luring juga akan diterapkan pada penyelenggaraan wisuda periode III Tahun 2020, 19-22 Oktober mendatang. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00