Guru Swasta dan Pendidikan Diniyah di Kota Malang Dikucuri Dana Rp 2,4 Miliar

Ratusan guru diniyah dan lembaga pendidikan swasta mendapat bantuan dari Disdikbud

KBRN, Malang: Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali mengucurkan dana Bantuan Penyelenggara Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) senilai Rp 2,4 miliar. Bantuan itu diberikan untuk 945 siswa dan 1.203 guru di Kota Malang.

Sekretaris Disdikbud Kota Malang, Totok Kasianto mengungkapkan, bantuan itu diberikan sebagai upaya untuk menyokong pendidikan siswa dan kesehjateraan guru di lembaga pendidikan diniyah swasta. Nilainya sebesar Rp 300 ribu tiap guru per bulan.

“Harapannya dapat membantu siswa memperoleh layanan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan mencegah anak putus sekolah,” kata Totok di sela pembekalan dan pemberian BPPDGS di aula SMKN 2 Malang, Selasa (4/8/2020).

Bantuan senilai Rp 2,4 miliar tersebut merupakan kucuran dana tahap pertama. Harapannya, banguan tahap kedua dengan nilai serupa bisa segera dicairkan. “Harapannya laporan administrasi juga bisa dilaksanakan secara tertib sehingga proses penyaluran bantuan ini bisa berjalan lancar,” tuturnya.

Hal serupa diungkapkan Walikota Malang, Sutiaji. Selain tertib administrasi, ia pun berharap dana bantuan ini bisa benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran. “Ke depan kami coba usulkan provinsi agar nilai bantuannya bisa dinaikkan. Kita ingin nilainya bertambah, tetapi keterbatasan anggaran,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00