Ribuan Peserta Bakal Ikuti UTBK di Kota Malang, Waspada Protokol Kesehatan

Universitas Brawijaya, salah satu PTN yang menggelar UTBK di Kota Malang

KBRN, Malang: Ribuan calon mahasiswa baru akan mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui skema Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2020 mulai Minggu (5/7/2020) besok. Dipastikan, ribuan calon mahasiswa baru ini akan memadati sejumlah ruas jalan di sekitar kampus tempat UTBK digelar.

Walikota Malang, Sutiaji meminta universitas yang menyelenggarakan UTBK agar memperketat penerapan protokol Covid-19 saat pelaksanaan kegiatan tersebut. “Masuknya peserta UTBK yang berasal dari luar Kota Malang harus nenjadi perhatian. Jangan sampai ada penyebaran covid-19 yang bisa saja menimbulkan kluster baru itu,” kata Sutiaji, Sabtu (4/7/2020).

Di Kota Malang, dua kampus negeri yang akan menyelenggarakan UTBK yaitu Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Malang. Untuk UB, hanya menyelenggarakan di kampusnya sendiri. Sementara UM bermitra dengan kampus lain yakni Unisma, Unmer, dan Universitas Muhammadiyah Malang. “Penumpukan masaa menjadi hal yang harus diantisipasi,” ungkapnya. 

Menurutnya, selain penumpukan massa peserta UTBK, potensi keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di area kampus juga harus diperhatikan. “Meskipun kampusnya besar pasti nanti terjadi kerumunan. Tolong tidak ada PKL di area kampus. Ini tanggung jawab masing-masing satgas," tegasnya.

Untuk diketahui, Universitas Brawijaya Malang akan melaksanakan UTBK dengan total peserta 19 ribu mahasiswa. Rinciannya, 90 persen wilayah Malang Raya dan Jawa Timur, 10 persen luar provinsi. Proses seleksi akan  dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dilaksanalan pada tanggal 5-9 Juli 2020, tahap ke dua pada tanggal 20-26 Juli 2020. Tahap pertama khusus diprioritaskan bagi warga di Malang Raya sekitar 5.200 calon Maba.

Sementara itu, UTBK di Universitas Negeri Malang  juga akan dilaksanakan dengan 2 tahap namun  waktunya lebih singkat, yakni tahap pertama di tanggal 5,6,7 Juli 2020 dan tahap ke dua pada tanggal 7,8,9 Juli 2020. Tercatat ada 12 ribu lebih peserta yang sudah mendaftar. Dari jumlah tersebut, 45 persennya dari wilayah Malang Raya, 45 persen lainnya dari Jawa Timur di luar Malang Raya, dan 10 persennya dari luar Jawa Timur.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Negeri Malang, Budi Eko Soetjipto memastikan adanya physical distancing dalam pelaksanaan UTBK. Sebab di kampusnya, jumlah peserta akan dibagi di empat kampus yang bermitra dengan UM. "Semua peserta dipecah ke empat universitas. Jadi relatifnya per hari kira-kira ada 1.300 perseta yang dipecah di 4 kampus. Tiap perguruan tinggi ada 400 calon Maba, dan proses seleksi akan berlangsung lebih cepat," tandasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00