Web PPDB Bermasalah, Ratusan Walimurid Datangi Dinas Pendidikan Kota Malang Abaikan Protokol Covid-19

Abaikan Protokol Covid-19, ratusan walimurid datangi kantor dindik Kota Malang

KBRN, Malang: Ratusan walimurid mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kota Malang, Selasa (2/6/2020). Mengabaikan protokol pencegahan Covid-19, walimurid itu bergerombol memadati halaman kantor dindik di Jalan Veteran Kota Malang. Mereka datang untuk melengkapi berkas dan melakukan proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP.

Seharusnya, proses PPDB untuk sistem zonasi itu dilakukan secara online. Namun website ppdb.malangkota.goi.id sempat bermasalah dan tidak bisa dibuka selama beberapa jam. Sehingga walimurid mendatangi kantor dindik untuk melakukan pendaftaran secara manual. 

Salah seorang walimurid, Samsul mengungkapkan, sebenarnya ia telah mencoba mendaftarkan anaknya ke SMPN 13 melalui website PPDB. Namun aksesnya terputus. “Saya coba daftar melalui website, tetapi aksesnya terputus terus. Langkah pertama sukses, kemudian tidak bisa diakses,” katanya saat ditemui di kantor dindik Kota Malang.

Begitu mengetahui website error, ia langsung mendatangi SMPN 13 untuk meminta kejelasan proses PPDB. Namun panitia PPDB saat itu sedang rapat. Selain itu, syarat PPDB jalur zonasi yang harus menyertakan Nomor Induk Kependuduka (NIK) dalam kartu keluarga juga bermasalah. 

“Informasinya, bagi yang punya KK berumur kurang dari satu tahun harus datang ke dinas pendidikan. Saya kaget datang kesini antreannya sudah sangat panjang,” ungkap dia.

Antrean panjang itu membuat petugas kepolisian yang berjaga di lokasi harus mengatur jarak warga. Sebab walimurid berdesakan dengan mengabaikan protokol pencegahan Covid-19. 

“Diatur ya jaraknya, jangan berdekatan supaya tidak adanya penyebaran Corona,” tegas petugas kepolisian. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00