Ribuan Peserta Antusias Ikuti Tes Kemampuan Bahasa Jepang di STIE Malangkucecwara

Peserta tes kemampuan bahasa Jepang sedang menerima arahan dari panitia. (Foto: Istimewa).
Peserta JPLT antri berbaris menuju tempat test

KBRN Malang : Sebanyak 1256 peserta mengikuti ujian bahasa Jepang di Kampus STIE Malangkucecwara, para peserta yang didominasi oleh mahasiswa ini tidak hanya berasal dari Kota Malang, melainkan juga dari luar Kota Malang seperti Kota Surabaya.

Adi Setianto, Ketua  Panitia Japanese Language Ptoficiency Test (JLPT) wilayah Malang mengatakan, penyelanggaraan tes kemampuan bahasa Jepang ini serempak di lakukan di seluruh dunia namun karena ada pandemi tes terpaksa ditiadakan namun tahun ini dilaksanakan lagi.

"Tes ini awalnya diadakan hanya setahun sekali yaitu awal Desember namun diubah setahun kemudian setahun 2 kali yaitu awal Juli dan Desember," katanya, Minggu (3/7/2022).

Dikatakan, tes kemampuan bahasa Jepang ini memiliki standar nilai kelulusannya minimal 80 persen dan semua soal yang dikerjakan akan dikirimkan ke Jepang karena penilaiannya langsung dari Lembaga di Jepang.

"Mereka akan mendapatkan sertifikat internasional level berapapun akan diakui dunia dari level terendah 5 hingga tertinggal level 1 dan level ke 2 pun kemampuannya sama dengan orang asli Jepang,"ujarnya.

Menurutnya, ada 3 jenis soal yang mereka kerjakan yaitu seperti kemampuan menulis, mendengar dan berbicara.

Ditambahkan, sebenarnya tes kemampuan bahasa Jepang ini di seluruh Indonesia ada 12 tempat, untuk Jawa Timur sendiri ada 2 tempat, yaitu Surabaya dan Malang.

Sementara itu salah satu peserta dari Kota Surabaya Firna mengaku mengikuti tes JPLT ini,selain  untuk healing di Malang juga ingin meningkatkan kemampuannya ke level 4 karena sebelumnya dia berada di level 5.

"Untuk saat ini saya ingin meningkatkan skill aja dulu baru nanti  jika sudah mahir ingin bekerja di Jepang," tandas  mahasiswi semester VI di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Surabaya itu. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar